Pajak gaji pegawai pemerintah, berlaku selama 6 bulan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Article 21 di mana pemerintah akan membayar pajak penghasilan untuk semua karyawan. Fasilitas ini adalah bagian dari rencana stimulus politik pemerintah untuk mencegah perlambatan ekonomi lebih lanjut karena epidemi virus korona. Karena itu, perusahaan atau karyawan tidak perlu mengurangi pajak penghasilan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan di Jakarta, Rabu (11/3): “Pada dasarnya, paket stimulus fiskal mencakup beberapa hal yang saya katakan tentang PPh 21, yang akan Dapatkan dukungan pemerintah. “— Dia menjelaskan bahwa kebijakan stimulus adalah salah satu dari empat kebijakan yang berkaitan dengan insentif pajak yang akan dihasilkan pemerintah.

Tiga kebijakan lainnya adalah menangguhkan pembayaran Pasal 22 PPH dan Pasal 25 PPH. PPh dan pengembalian pajak penghasilan dipercepat (PPN). — “Tujuannya adalah untuk memungkinkan seluruh industri membantu mereka dalam kondisi yang sangat ketat, dan sekarang mereka telah benar-benar mengurangi beban pemerintah,” katanya. -Mantan CEO Bank Dunia menyatakan bahwa rencana stimulus akan efektif dalam waktu enam bulan setelah diumumkan.

Manufaktur

Karena stimulus pemerintah, industri manufaktur untuk sementara waktu memperoleh “berkah” dari epidemi virus atau korona Covid-19. Ini adalah pemesanan sementara PPh 25 oleh pemerintah untuk kegiatan komersial. -Menteri Koordinasi Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah baru akan memprioritaskan insentif untuk manufaktur.

“Setelah kerangka hukum selesai, semua sektor manufaktur akan berlaku. Bersiaplah. Semoga pada bulan April (),” kata Airlangga Hartarto, yang juga ketua DPP partai politik Golkar dari Departemen Koordinasi Ekonomi Jakarta. Dia mengatakan: “Masa berlaku adalah 6 bulan, jadi kami akan melakukannya lagi dalam waktu 6 bulan. Mengenai komentar ini, dapat diperpanjang.” Selain itu, ia menambahkan bahwa pemerintah juga telah mengurangi atau menghilangkan Beberapa departemen telah merevisi penilaian terkait kenyamanan impor.

“Kemudian, integrasikan sistem online daripada Inaport di pelabuhan dan Ekosistem Logistik Pabean Nasional (NLE). Tujuannya adalah untuk memfasilitasi impor, dan teknologinya diperketat lagi karena perlu dibulatkan,” kata Airlangga. (Jaringan Forum / tahun)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *