Karyawan yang menjadi tersangka dan ODP Covid-19 akan dibayar

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah memastikan bahwa pekerja yang terkena Coronavirus (Covid-19) akan dibayar.

“Bagi pekerja atau pekerja yang tergolong dalam kategori orang yang terkena Covid Surveillance (ODP) -19 sesuai keterangan dokter, sehingga tidak dapat bekerja maksimal 14 hari atau bekerja sesuai standar Kementerian Kesehatan, gajinya telah dibayar lunas, Kata Menaker Ida Fauziyah di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Pada saat yang sama, Menteri Tenaga Kerja menyatakan bahwa pekerja yang diduga terkena kasus Covid-19 dan dikarantina menurut keterangan dokter harus dibayar penuh selama periode tersebut. Karantina atau karantina .

Baca: Sepulang dari Inggris pada 2020, Ahsan / Hendra melakukan karantina mandiri di Asrama Pelatnas

Baca: Asosiasi Ojol mewajibkan penumpang membawa helm sendiri untuk mencegah listrik Penyebaran virus halo- “Bagi TKI yang tidak masuk kerja akibat penyakit Covid-19 dan dipastikan bekerja oleh ketera.” Jika ada dokter, upah akan dibayarkan sesuai peraturan perundang-undangan, “kata Menteri Sumber Daya Manusia Ida, seperti Kompas.com Sebagaimana tertuang dalam keterangan tertulis yang diterima.

Lantas, bagaimana dengan perusahaan yang membatasi kegiatan usahanya karena kebijakan pemerintah perusahaan di bidang terkait Covid? 19

Menaker Ida Fauziyah menjelaskan bahwa meski pembatasan membuat beberapa Atau semua pekerja tidak bisa berangkat kerja, tetapi upah ditetapkan sesuai kesepakatan antara pengusaha dan pekerja.

Demi kelancaran pekerjaan, Eda Fauziyah mengeluarkan fotokopi bernomor M / 3 / HK.04 / III / 2020 Surat Edaran (SE) tentang perlindungan pekerja atau kelangsungan pekerjaan dan usaha untuk mencegah dan merespon COVID -19. – SE yang ditandatangani pada Selasa (17/3/2020) adalah Untuk para gubernur seluruh Indonesia.

Dalam Keputusan Menteri ini disebutkan bahwa gubernur diundang untuk menjamin perlindungan Indonesia Pekerja atau upah pekerja yang terkait dengan Covid-19 Pendemi.

Gubernur juga Himbauan untuk pencegahan, penyebaran dan pengobatan virus corona di lingkungan kerja.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *