UOB Indonesia tidak hanya meringankan beban kredit, tetapi juga menyumbangkan 100.000 ODA untuk mengatasi Covid-19

Laporan dari reporter Tribunnews.com Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM Jakarta – Bank Universitas Indonesia Bank UOB menyediakan peralatan pelindung diri (PPE) dan makanan dasar untuk membantu orang yang paling rentan terkena dampak Covid-19. — Dahua Indonesia bekerja sama dengan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) untuk mengidentifikasi beberapa rumah sakit untuk tenaga medis yang benar-benar membutuhkan APD.

Akan menyumbangkan 100.000 masker bedah, 5.000 masker N95 dan 1.000 pakaian berisiko tinggi ke 10 rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat yang terkena dampak pandemi, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jakarta, Tanzania Kota-kota seperti Grand, Bogor, Surabaya, Malang, Medan, Batam dan Makassar.

Baca: Didi Kempot dari Mata Istri meninggal, suami yang penuh perhatian dan baik hati Yan Vellia dan Saputri

Baca: Faktanya, Yuni Shara tidak lagi ingin menyanyikan lagu-lagu sedih, tidak termasuk Didi Kempot

Warisan Dahua Indonesia Indonesia juga telah menjangkau untuk menyumbangkan 150 juta rupee ee, yang akan digunakan untuk membantu kelompok yang paling rentan.

Dana tersebut akan digunakan untuk membeli makanan pokok, dan akan didistribusikan kepada lebih dari 650 keluarga miskin dan 850 sopir taksi yang mengurangi pendapatan mereka karena pandemi.

Lin Kaiwen, Direktur Eksekutif UOB Indonesia, mengatakan bahwa UOB Indonesia memiliki simpati terhadap mereka yang terkena dampak Covid-19.

“Ketika popularitas Covid-19 berlanjut, itu akan berdampak besar pada individu, bisnis, dan komunitas. Kami di sini untuk mengurangi beban mereka. Sebagai warga korporat yang bertanggung jawab, kami selalu berusaha membantu komunitas dan melindungi mereka Penghasilan supaya kita semua bisa bertahan. Dan bekerja sama hingga akhir pandemi, “kata Kevin dalam keterangannya, Selasa (05 Mei 2020). Untuk tujuan ini, UOB Indonesia juga memberikan banyak diskon kepada pelanggan yang menyediakan produk pinjaman kepada Bank Dunia melalui program relaksasi kredit. Kevin berkata: “Bantuan ini akan membantu bisnis dan individu mengatasi kesulitan arus kas sementara dan menghabiskan waktu yang lebih baik.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *