Pengamat: Konsumsi bahan bakar rendah sama dengan emisi dan kerusakan lingkungan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bahan bakar minyak jenis research grade octane (RON) rendah (seperti Premium) dinilai sudah ketinggalan zaman, apalagi kendaraan roda dua dan roda empat menggunakan teknologi terkini yang saat ini membutuhkan konsumsi bahan bakar. Bensin dengan RON tinggi seperti Pertamax, minimal 92 RON.

Bahan bakar RON rendah juga lebih boros dan berdampak negatif pada mesin. Selain itu, sebagian besar negara di dunia tidak lagi menjual bahan bakar premium Ron 88. — Mesin mobil terbaru tidak digunakan untuk bahan bakar RON rendah seperti Premium. Jika digunakan secara paksa akan menimbulkan banyak masalah.

Akibat pembakaran yang tidak sempurna, mesin akan mati rasa, mengurangi tenaga dan membuat mesin terus berjalan. Di pertengahan Oktober, selesai!

Baca: Pertamina Bantah mengumumkan penghentian BBM premium dan Pertalite

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, untuk mendorong konsumsi BBM RON yang besar, penjualan premium harus mulai dibatasi. — Harus diakui masih terdapat tantangan lain dalam mensubsidi konsumsi solar, karena banyak kendaraan yang digunakan untuk transportasi, Dampaknya jika solar tidak disubsidi dapat mengakibatkan peningkatan biaya transportasi dan harga komoditas. , Pemerintah memiliki sistem terbaik untuk mendorong kendaraan transportasi menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi. Bahkan, agar konsumsi BBM RON tinggi seperti Pertamax lebih tinggi, kami mendesak pemerintah mendorong masyarakat beralih ke seri Pertamax.

Selain itu, berikan bahan bakar berkualitas lebih baik dengan harga lebih murah. Misalnya, RON 92 adalah singkatan dari RON 88 atau RON90. Rabu (18/6).

Soal keunggulan BBM RON tinggi (seperti seri Pertamax) ibarat “makanan bergizi” bagi kendaraan. Jika menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi maka performa dan daya tahan mesin juga akan terjaga dengan baik. Karenanya, kendaraan yang lebih tua pun bisa menggunakan Pertamax.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *