Anggota komite V DPR menyerukan peningkatan pengawasan bandara, pelabuhan, dan stasiun

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status pandemi virus covid-19, V Rifqi Karsayuda, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, menyerukan agar akses lebih tegas dari Indonesia.

Bawa orang ke fasilitas yang berada di bawah yurisdiksi Kementerian Perhubungan, seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta api dan tempat-tempat lain, sehingga tidak hanya orang asing tetapi juga WNI yang terpantau secara ketat, termasuk deteksi dini semua arus masuk dan keluar di darat , Orang di laut dan di udara mengungkapkan Covid-19, “kata Rifki Karsayuda dalam siaran persnya kepada Tribunnews, Senin 16 Maret 2020.

Terkait keputusan WHO ini, Pemerintah Indonesia RI Sebelumnya telah ditetapkan virus korona sebagai bencana nasional, dan Rifki juga meminta pemerintah untuk lebih meningkatkan penanganannya, seperti melalui deteksi dini yang ketat.

Baca: Korona semakin meluas, dan Guijindo telah menunda pelaksanaan GIAAS Surabaya pada tahun 2020.

“Jika ada tanda-tanda wabah ini, seperti flu, batuk, dan sesak napas, dinas kesehatan di stasiun, bandara, dan pelabuhan dapat bertindak cepat untuk menangani penyebaran wabah ini,” ujarnya.

“Saya kira DPR RI akan mendukung semua kebijakan yang akan dijalankan pemerintah, termasuk apakah akan mewajibkan perubahan APBN 2020 atau mekanisme lain untuk mengalokasikan dana untuk bencana korona,” lanjutnya.

Anggota PDI DPR RI Para pejuang optimis jika tujuan ini bisa tercapai bersama-sama, kita semua akan bisa mengatasinya.

Rifqi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga diri-bahkan tetap bersih, tetap sehat, dan yang terpenting Saling percaya sambil tetap berhati-hati dan mawas diri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *