Poros Maritim Watch: Penghapusan larangan lisensi ekspor untuk benih lobster yang lebih bermanfaat bagi nelayan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mencabut larangan izin ekspor benih lobster pada tahun 2020 melalui nomor PK KP.

Permen jenis ini mengatur pengelolaan lobster, diundangkan di Jakarta pada tanggal 5 Mei 2020 untuk Kepiting (Scylla spp) dan Akar Lagong (Portunus spp) di Republik Indonesia.

Bpk. Fachrudin, Direktur Eksekutif Axis Watch, meyakini kebijakan tersebut sebagai upaya menjalin hubungan yang harmonis antara kebutuhan ekonomi dan perlindungan sumber daya lobster Indonesia. -Peneliti ini, yang juga mantan Marinir IPB, percaya bahwa kebijakan tersebut adalah titik pertemuan yang diambil dari proses konsultasi publik yang dipimpin oleh KKP-Proses panjang kemudian melahirkan kesejahteraan pembuatan kebijakan berdasarkan konsep pembangunan berkelanjutan, nelayan Dan sumber daya lobster Indonesia, dan sumber pendapatan devisa negara yang meningkat.

Baca: Apakah kontribusi BPJS terhadap kesehatan meningkat lagi? Pengusaha mengaku, terutama masyarakat. . .

“Karenanya, nelayan Indonesia tentu senang dengan pembagian permen ini,” kata Fakhruddin, Kamis (14/5/2020).

Ia menambahkan, terkait pelestarian sumber daya lobster, Indonesia juga telah mengajukan 10 aturan ketat yang harus diikuti dalam mengembangkan budidaya lobster. . .

Antara lain, kuota dan lokasi penangkapan benih lobster transparan harus sesuai dengan hasil kajian Komnas Kajiskan yang ditetapkan oleh Kepala Penanggung Jawab Pelaksana Tugas dan Fungsi. Bidang perikanan tangkap.

Baca: Lebaran, Maksimal Lama Parkir Kendaraan di Tempat Istirahat Tidak Lebih dari 30 Menit

Selain itu Ada Kewajiban Bina Budaya, dan Kewajiban Budidaya Lobster di Alam Liar. Sesuai aturan ketat yang ditetapkan KKP, secara teknis para pelaku usaha yang terlibat sudah ikut serta. Ia mengatakan: “Selain menjalin hubungan kerjasama yang langgeng dengan nelayan Indonesia, infrastruktur kerjasama nelayan juga sangat lengkap.” Pak Weiding. Terima kasih kepada Lebak Banten, dia mengucapkan terima kasih atas keluarnya Permen KP 12/2020 ini.

Keputusan tersebut dianggap sebagai solusi bersama bagi kesejahteraan nelayan Indonesia dan perkembangan serta kemajuan budidaya lobster. Dengan dibukanya pembudidayaan dan ekspor benih lobster, pihaknya akan segera memulai perekonomian nelayan, terutama di tengah keterpurukan ekonomi yang dilanda badai virus corona di Indonesia.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *