Pemerintah membuka kembali opsi pelarangan masuk kembali Lebaran tahun ini

Laporan wartawan Tribunews.com Hari Darmawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengeluarkan orasi tentang larangan pulang ke Tanah Air “Lebaran 2020”.

Budi Setiyadi, Direktur Perhubungan Darat, Menteri Perhubungan, mengungkit kemungkinan pemerintah memutuskan melarang mudik pada Lebaran. Ia mengatakan, dengan mempertimbangkan apa yang akan terjadi, kemungkinan larangan mudik bisa terwujud. Jika general manager dilarang pulang, strategi apa yang harus dia terapkan?

Baca: Jabar dan DKI Tolak Usul, Kementerian Perhubungan Tetap Operasikan KRL Jabodetabek dan Dibatasi

“Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 Dilarang Pakai Virus Salah Satu Pertimbangan Utama Kata Budi, Pernah Baca: Cerita Ika Dewi Maharani (Ika Dewi Maharani), Dia Satu-satunya Relawan Wanita Yang Menjadi Sopir Ambulans di Rumah Sakit Covid-19 -Pemerintah sendiri belum memutuskan untuk melarang mudik. Kebijakan yang disetujui Presiden Joko Widodo hanya mengimbau masyarakat untuk tidak pindah ke luar kota.

Baca: Relaksasi kredit Belum Terbesar, OJK dan Perusahaan leasing dinilai mengabaikan perintah Jokowi-rujukan kebijakan ini bukan Kementerian Perhubungan yang kompeten, dan kemudian dinas pemerintah yang berwenang seperti Kementerian Kesehatan yang akan menentukan indikator pemerintah melarang pulang ke Tanah Air, ”kata Budi. N rumah terkait larangan pertunjukan sedang dalam tahap diskusi pemerintah. Budi mengatakan: “Kementerian Perhubungan hanya akan mengatur moda transportasi setelah pembuat kebijakan menetapkan kebijakan.” – Seperti kita ketahui, pemerintah terus mengevaluasi semua kebijakan yang dirumuskan selama wabah.

Kebijakan ini dikatakan sangat fleksibel. Saya menganggap evolusi kasus aktif. Virus corona.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *