PGN berkomitmen untuk menciptakan masyarakat berdaya saing yang unggul melalui UMKM

TRIBUNNEWS.COM-PGN berkomitmen untuk menjaga keharmonisan masyarakat di sekitar area Offstake Station PGN. Oleh karena itu, PGN telah menyusun rencana yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha, salah satunya melalui program CSR yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) desa dengan bantuan PGN. PGN Rachmat Hutama mengungkapkan tujuan dari rencana tersebut adalah untuk menciptakan masyarakat berdaya saing yang unggul sehingga dapat meningkatkan perekonomian. Dampak positif berikutnya adalah kemampuan menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“PGN berharap dapat mendorong pembangunan desa-desa di sekitar wilayah operasi (tidak harus sektor energi). Oleh karena itu, kami membantu menangkap peluang ekonomi yang mudah didapat masyarakat sekitar. Rata-rata UMKM di desa-desa mendapat manfaat dari bantuan PGN Terlibat dalam makanan cepat saji dan sembako, “kata Rachmat. Ditulis di bawah bimbingan PGN (27 Juni 2020) – “Program pendampingan desa dilaksanakan di desa-desa sekitar empat SPBU PGN. Keempat obyek tersebut merupakan obyek vital nasional yaitu Stasiun Sampling Bojonegara Rachmat mengatakan: “Di Kabupaten Serang Provinsi Banten, Stasiun Sampling Pagardewa di Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Stasiun Sampling Labuhan Maringgai di Kabupaten Lampung Timur dan Stasiun Sampling Panaran di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. -Menurut Rachmat, SPBU (sampling station) memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan pasokan energi Indonesia, sehingga PGN harus menjaga keharmonisan dengan masyarakat. Partisipasi aktif PGN diharapkan dapat mewujudkan kehandalan operasional dan kemandirian serta daya saing masyarakat di sekitar stasiun penjualan keagenan. Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Berkat program kemitraan UMKM ini bisa memberdayakan sekitar 143 orang. Jika dikembangkan lebih lanjut bisa mengurangi pengangguran di desa-desa tersebut,” tambah Rachmat. Dalam hal pembangunan, PGN menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta terus meningkatkan kualitas dan kinerja untuk membantu pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. pelana. Barang pemasaran. Dengan bantuan PGN, koperasi tersebut dapat bekerjasama dengan Perusahaan Karet Nasional. Selain itu program “Ekonomi Kreatif” sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memunculkan ide-ide baru yang dapat digunakan bersama, ”jelas Rachmat.“ Selain itu, CSR PGN juga turut serta menyebarkan energi baiknya ke berbagai bidang, yaitu (1) Membantu korban yang mengalami kondisi tidak wajar seperti bencana alam dan pandemi Covid19; (2) Mendukung pendidikan dan pelatihan; (3) Mendukung perbaikan kondisi kesehatan; (4) Memberikan bantuan pembangunan prasarana atau sarana umum; (5) Pemberian bantuan agama Fasilitas, (6) bantuan pelestarian alam dan (7) bantuan penanggulangan kemiskinan.

“Tahun 2019, nilai tanggung jawab sosial perusahaan yang disalurkan PGN mencapai 89,44 miliar rupiah. Misi sosial tersebut juga merupakan komitmen PGN sebagai perusahaan. Masyarakat merupakan bagian penting dari kemajuan PGN, karena salah satu alasan pengembangan kami adalah dukungan dari masyarakat. Melalui proyek-proyek sosial, semua keberhasilan PGN secara langsung dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, meskipun tidak berada dalam lingkup core business kami, ”tutup Rachmat. . PGN akan terus berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menyediakan energi yang ramah lingkungan dan melaksanakan rencana CSR untuk memajukan pembangunan Indonesia. PGN berupaya untuk memberikan dampak positif bagi wilayah operasi masyarakat sekitarl PGN. Program PGN tidak hanya memberikan hibah, tetapi juga menyusun roadmap CSR untuk melaksanakan program yang efektif, efisien dan ramah masyarakat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *