OJK menyangkal bahwa Bank Kookmin gagal mengatasi likuiditas Bank Bukopin

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Anggota Komite ke-11 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Kamlu Samad menyarankan agar pemerintah membantu PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) karena merupakan bank terbesar kedua dengan jalur kredit untuk UMKM. Kamrussamad menjelaskan, meski telah terjadi pandemi corona atau pandemi Covid-19, kondisi UMKM saat ini semakin memburuk.

Pada saat yang sama, fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai otoritas harus konsisten dalam melaksanakan regulasi dan digugat oleh Kuomintang. Dia mengatakan pada hari Rabu (17 Juni 2020): “Situasinya justru sebaliknya. Kuomintang dapat menyesuaikan OJK sesuai dengan keinginannya sendiri.” Menurutnya, pelanggaran Kuomintang disebutkan dalam berbagai kebijakan Kuomintang, termasuk Dalam surat KMT tanggal 20 Mei 2020, KMT berakhir dengan kegagalan, tetapi KMT masih memberinya kesempatan.

Dalam konferensi TV tanggal 6 Juni 2020, KMT gagal untuk kedua kalinya, namun OJK masih memberikan toleransi, “kata Kamrussamad.

Kemudian sesuai surat OJK per 3 Juni 2020 Ia melanjutkan, Kuomintang gagal untuk ketiga kalinya, namun tetap diberikan oleh OJK. Ia menambahkan, dalam suratnya kepada Kuomintang pada 10 Juni 2020, OJK mengatakan bahwa ia telah gagal memenuhi janjinya dan sudah berada di bank dalam negeri Indonesia. Masuk Daftar Hitam Dunia Industri. OJK

“Itu dirilis OJK pada sore hari tanggal 11 Juni 2020. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan serius dengan inkonsistensi OJK yang akan berdampak pada kredibilitas OJK dan berpotensi, kata dia, merusak reputasi perbankan nasional. Tindakan pengendalian Bukopin-ia mengaku khawatir upaya penyelesaian kesulitan likuiditas Bukopin sering diabaikan, sehingga KMT bisa masuk dengan harga yang lebih murah. Ini harus menjadi penggerak masyarakat, terutama koperasi dan ekonomi usaha kecil. Jika sebagian besar saham Bukopin dikuasai asing, bagaimana nasibnya? Komitmen awal mereka.

Anto Prabowo, Deputi Komisioner Humas dan Logistik, mengatakan jika OJK pada prinsipnya menyetujui OJK dengan Bank Kookmin sebagai pemegang saham pengendali Bukopin, maka prosedur kerja hukum dan administrasi disetujui pada prinsipnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *