Investor dituntut waspada, pandemi terparah Covid-19 belum juga datang

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, pecahnya TRIBUNNEWS.COM-Covid 19 telah membayangi pembukaan ekonomi, sehingga sektor pasar perlu memperhatikan pidato Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom. Ghebreyesus yakin bahwa pandemi Covid 19 belum terjadi. Situasi serius.

Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee (Hans Kwee) mengatakan bahwa karena peningkatan kasus Covid-19, beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah menunda pembukaan ekonomi mereka. Dia mengatakan di Jakarta pada hari Senin (7 Juni 2020): “Ini telah meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan ekonomi. Dia mengatakan:” Ini terjadi dalam konteks pandemi pada kuartal ke-19 tahun 2020, dan jumlah ini masih meningkat. “— Menilai kekuatan indeks AS, karena data tenaga kerja di Amerika Serikat telah membaik, dan langkah-langkah mengunci telah dilonggarkan.

Namun, Hans terus mengatakan kepada pasar aktor:” Saya khawatir AS baru saja menemukan virus korona tahun ini. Peningkatan kasus dapat mengimbangi peningkatan lapangan kerja musim panas ini. Pengembangan vaksin akan memiliki dampak positif pada pasar, dan perilaku pasar akan fokus pada kemungkinan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina.

“Sebanyak 75 anggota kongres AS berikut mengirim surat yang mendesak Presiden Donald Trump untuk melakukan kekejaman terhadap Muslim Uyghur Tiongkok dan membuat keputusan resmi terhadap China. Dia menyimpulkan bahwa keputusan Trump dan pemerintah China Reaksi akan mempengaruhi tren pasar, dan pada saat yang sama, aktivitas perdagangan China membaik, terutama karena lemahnya permintaan asing yang mengarah pada peningkatan permintaan domestik, jadi ini terkait dengan sentimen positif pasar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *