Gubernur BI: Meningkatkan kepercayaan investor asing

Menurut reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda, Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa karena pandemi Coronavirus (Covid-19), kondisi pasar keuangan telah berubah selama pemulihan ekonomi. Mulai stabil. -Perry bahkan mengatakan bahwa dengan masuknya dana asing dari investasi sekuritas pemerintah (SBN), kepercayaan investor terus meningkat. Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan konferensi video sekretariat Presiden disiarkan di YouTube pada Rabu (3/6/2020) menyetujui perubahan anggaran negara untuk tahun 2020. Berjalan dengan baik selama pandemi- “Kepercayaan investor lebih besar” dan semakin banyak investor asing membeli SBN. Perry mengatakan bahwa pembelian SBN oleh BI di pasar primer telah menurun dan kapasitas daya serap pasar telah meningkat. Dengan membeli SBN di pasar primer, semakin kecil daya serapnya, semakin kuat daya serapnya. Baca: BI menambahkan 167,7 triliun rupiah dalam pelonggaran kuantitatif pada Mei 2020 – tetapi, kata Perry, dalam lelang pembelian BI terbaru, hanya 2,09 triliun rupiah dan investor asing membeli dari target Dan memenangkan lebih banyak obligasi dengan nilai tukar 2,43 miliar won. Dia mengatakan bahwa Bank Indonesia membeli sekitar US $ 2,09 miliar.

Selain itu, Perry mengatakan bahwa ketika pandemi Covid-19 terjadi, nilai tukar rupiah Indonesia mungkin masih naik. -Lebih jauh lagi, Indonesia sekarang mulai menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau tatanan kehidupan baru di mana roda gigi ekonomi mulai beroperasi-Perry memperkirakan bahwa tren rupiah dapat mempengaruhi dolar AS terhadap level 14.200 Rp. – “Syukurlah, kami juga telah melaporkan dalam kerja sama yang erat dengan nilai tukar rupee sebelumnya. E. Pada awalnya, ada Rp 16.400 pada bulan April. Alhmadulillah berkoordinasi erat dan sekarang ditukar pada Rp. 14.200,” kata Perry.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *