Covid-19 terpukul keras dan setengah dari penerima kredit Ultra Micro menerima pinjaman 2,5 juta rupee

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan (PIP) menyatakan bahwa penerima manfaat dari program kredit ultra-mikro (UMi) UMi adalah komunitas kecil. Presiden Ririn Kadariyah mengatakan mereka selalu menjadi tulang punggung ekonomi riil Indonesia. Dia mengatakan dalam sebuah panggilan konferensi yang diadakan di Jakarta pada hari Rabu (10 Oktober 2020): “Harus diakui bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak langsung pada mereka.” Lilin memberi contoh. Di antara penerima kredit UMi, ada Lebih dari setengah atau 54% meminjam 2,5 juta rupiah.

“Jadi, sebagian besar atau 89% dari periode pinjaman adalah antara tujuh bulan dan satu tahun,” katanya. -Baca: Debitur Ultra Mikro telah berjanji untuk melonggarkan kredit karena persyaratan-persyaratan ini – selain melanjutkan Ririn, 93% dari sebagian besar pengusaha mikro yang menggunakan UMi adalah wanita, dan wanita di atas 40 tahun adalah 58%. Dia mengatakan: “Karena kredibilitas UMi, diharapkan seluruh masyarakat akan mencapai kemandirian komersial.” -Baca: Menteri Koordinasi Airlangga: Gubernur Bank Indonesia Indonesia Rupi Asia-Pasifik kuat Sejak 27 Maret, PIP telah menyalurkan pinjaman Umi senilai Rs 6,55 triliun ke negara tersebut. Melalui tiga Le Mbaga non-bank finance (LKBB) dan 44 koperasi atau tautan, tambahan 2 juta usaha mikro telah ditambahkan di semua provinsi. .

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *