Cara bagi pengusaha tekstil untuk menjaga karyawan di tengah pandemi Covid-19

Willem Jonata / Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM-Epidemi Virus Corona (Covid-19) menyapu dunia (termasuk Indonesia) memaksa para wirausahawan untuk memalingkan kepala untuk bertahan hidup. Pengusaha tekstil-Ade, misalnya, Erwan Candra Setiawan. Pria kelahiran Solo ini membuat terobosan, mempertahankan karyawannya, dan tidak merumuskan kebijakan PHK. (FLE) Agar dapat terus merekrut semua penjahitnya selama pandemi Coona-19 Corona Virus, Ade Erwan meminta penjahit ini bertugas sekarang. Buat topeng selam dan topeng barang berbahaya untuk pahlawan medis.

Ade Erwan menjual semua produk topeng selam dengan harga murah.

Adapun barang berbahaya itu sendiri, Ade Erwan hanya dijual kepada teman-teman yang ingin menyumbang kepada staf medis. “Banyak orang membeli masker dan bahan berbahaya. Sulit untuk membeli dua produk ini beberapa hari yang lalu. Masker pembuatan dan peralatan pelindung diri juga dapat menyelamatkan staf saya dari PHK,” kata Ade, Kamis (7 Mei 2020) .

Harga murah memang menjadi pertanda Ade menjual produk.

Sebelum pandemi virus korona Covid 19, Ade Erwan berada di bidang mode wanita.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *