Pekerja menggunakan subsidi upah untuk membantu membayar kontrak tagihan medis

TRIBUNNEWS.COM-Jutaan pekerja / buruh telah menerima program bantuan subsidi gaji / upah dari pemerintah. Mereka menggunakan bantuan ini untuk membiayai berbagai kebutuhan selama pandemi Covid-19.

Misalnya, Votono (40 tahun) adalah seorang pekerja di sebuah perusahaan di Cikarang, Bekasi, dan mengaku sangat terbantu melalui program bantuan subsidi upah ini. . Menurut Wartono, subsidi upah ini membantunya menyelesaikan tunggakan sewa yang mandek.

“Alhamdulillah, bagi saya pribadi, subsidi gaji seperti ini banyak keuntungannya. Keuntungannya bisa bayar sewa bu, dua bulan,” kata Vatono, Kamis (17/9/2020). Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan saat berkunjung ke kediamannya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Untuk subsidi gaji, dia mengaku belum bisa membayar sewa. Pasalnya, pendapatan mereka mengalami penurunan akibat dampak Covid-19.

“Kemarin masalah perusahaan karena Covid ya bu. Hanya gaji pokok. Jam lembur kita juga terbatas. Kemarin bantuan sebelumnya habis, akhirnya sewa terlambat,” kata Tono.

Hafidi Saputra (37 tahun) juga merasakan manfaat bantuan upah. Hafiandi menggunakan dana BSU untuk membantu adiknya yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Bantuan semacam ini sangat bermanfaat. Ngomong-ngomong, kemarin tanggal 27 Agustus keponakan saya masuk rumah sakit karena kecelakaan lalu lintas. Alhamdulillah membantu kami untuk membayarnya. Rumah sakit”, kata Hafiandi.

“Alhamdulillah kami akan bantu seperti itu, selebihnya akan kami bayar sewa dan keperluan sehari-hari. Kami ucapkan terima kasih kepada ibumu,” lanjutnya. Ia senang bisa membantu menyalurkan subsidi upah kepada pekerja yang gajinya di bawah 5 juta rupiah Menaker Ida berharap subsidi upah tersebut dapat memberikan manfaat bagi pekerja dan keluarganya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/9/2020). Kedatangan Menaker Ida dihambat antusias oleh para pekerja.Setelah bertemu dengan penerima subsidi upah, Menaker Ida menyampaikan bahwa pekerja yang diwawancarai menerima program BSU pada 27 Agustus 2020. Para pekerja tersebut merupakan pekerja subsidi upah dan tenaga kerja. Penerima subsidi. Periklanan telah menjadi kontributor BPJS Ketenagakerjaan sejak usia 10 tahun.

Menurut Menteri Tenaga Kerja, satu atau lebih pekerja yang ia kunjungi hari ini mendapat banyak manfaat dari dukungan subsidi upah. Mereka berterima kasih kepada pemerintah karena dalam menghadapi pandemi Covid-19, bantuan subsidi upah semacam ini sangat membantu kehidupan mereka.

Pekerja memberi tahu Menteri Ida bahwa pandemi Covid 19 memaksa perusahaan tempat mereka bekerja sehingga mereka terpaksa melakukan penyesuaian upah.

“Jadi mereka sangat jelas, memahami situasi perusahaan dengan sangat baik dan menerimanya. Begitu mereka memiliki rencana BSU, mereka akan sangat berterima kasih, karena setidaknya” dapat (membantu) mengganti sebagian dari hilangnya upah yang disebabkan oleh Covid-19, Kata Menaker Ida. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *