Untuk menunjang kualitas pelayanan ke NTT, selesai dibangun Gedung Pelayanan Umum Negara KSOP K

TRIBUNNEWS.COM-Guna mewujudkan pelayanan publik yang prima, khususnya bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT), Kementerian Perhubungan telah mendirikan pelabuhan tingkat ketiga Tata Usaha Angkutan Laut melalui Otoritas Pelabuhan Kubang III dan Kantor Umum Otoritas Pelabuhan. Gedung Layanan Umum Otoritas dan Kantor Sekretaris Pelabuhan Kupon dibuka.

Peresmian gedung pelayanan publik dipimpin oleh Aprianus Hangki, Kepala Otoritas Pelabuhan Tersier Kupon dan Kantor Otoritas Pelabuhan, atas nama Dirjen Perhubungan Laut Kapolres NTT Panglima Lantamal VII Kupang, Selasa (11) / 8) Di hadapan. , Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Kepala Bidang Navigasi Kubang dan Ketua Mediator Indonesia mewakili NTT.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Kepala Imigrasi NTT, Kepala Bea Cukai BMKG Kupang, Otoritas Pelabuhan.

Dalam kegiatannya di balik layar, Hangki mengatakan untuk kelautan Bangunan pelayanan publik sektor perhubungan (termasuk Nusa Tenggara Timur) menyediakan sarana dan prasarana bagi provinsi tersebut, mencerminkan komitmen dan upaya Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat sebagai pelayanan dasar. Orang-orang ini, terutama mereka yang diuntungkan dari industri pelayaran di Nusa Tenggara Timur, sangat ingin memberikan layanan yang berkualitas berdasarkan nilai-nilai pelayanan, integritas dan keamanan. Kata Hangki. Pelayanan yang didasarkan pada nilai-nilai pelayanan, integritas, dan keselamatan juga sejalan dengan peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia bernomor PM. Nomor 46 tahun 2018 tentang pedoman pengelolaan informasi dan dokumen Kementerian Perhubungan, bertujuan untuk mewujudkan Good governance berarti pelayanan yang transparan, efisien dan efektif, bertanggung jawab dan bertanggung jawab.Selain itu, Hangki mengatakan, penyediaan gedung pelayanan publik untuk kantor Kupon KSOP III didorong oleh utilitas publik yang disediakan oleh penyelenggara negara. Khusus untuk Kupon KSOP III fasilitas tersebut harus lebih ditingkatkan lagi, dan dinilai kurang puas dengan masyarakat.Harap dengan munculnya gedung pelayanan publik ke depan dapat memberikan pelayanan yang cepat dengan prosedur yang tidak berbelit-belit, tidak ada diskriminasi, pelayanan Transparan, Hangki mengatakan: “Masyarakat harus dikelola lebih profesional untuk meningkatkan kinerja dan kualitas layanannya. “Dalam kurun waktu tersebut, Hangki juga menyampaikan bahwa Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, jajaran pengelola gedung pelayanan publik KSOP III di Kupon juga akan mengacu pada masa adaptasi kebiasaan baru tersebut, yakni terus menerapkan Covid-19. Kesepakatan kesehatan untuk mencegah penyebaran virus dan memastikan keselamatan kita. — “Jadi, saat masih menghadapi pandemi Covid-19, kita semua harus terus melakukan aktivitas sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru dan mengikuti Covid-19. Protokol kesehatan dipahami dengan menjaga kebersihan setiap saat. Hanji mengatakan: “Sering-seringlah mencuci tangan, selalu pakai masker, dan jaga jarak antara tubuh dan masyarakat.”

Pada saat yang sama, untuk meningkatkan keselamatan navigasi Pelabuhan Coupong, Menyerahkan secara simbolis 89 buah Dinas Perikanan Laut Provinsi NTT dan pass kecil untuk kapal yang kurang dari 7 gross tonnage Informasi detailnya adalah milik PT milik Dinas Perikanan Laut Provinsi NTT dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Kota Kubang. Putra Unggul telah membangun sebanyak 65 unit, dan maksimal 4 unit dibangun dengan resume. Yana merupakan bagian dari Dinas Perikanan Laut Kabupaten Alor dan berjumlah 20 unit binaan CV. Pekerjaan Elisa. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *