Menyebarkan keselamatan berperahu dan peralatan keselamatan kapal dan peralatan medis

TANGERANG, TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan kembali menggelar sosialisasi keselamatan navigasi tahun 2020 melalui Biro Perlindungan Laut dan Pesisir (KPLP) kembali di Pelabuhan Citus Tangerang, Banten pada Kamis (27/8). Sosialisasi merupakan bentuk khusus pelaksanaan fungsi dan fungsi pimpinan KPLP Pimpinan KPLP memberikan arahan dan pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan keselamatan transportasi air, pelabuhan dan laut di lingkungan. Pada tanggal 17 Juli 2008 terkait navigasi, tugas angkutan laut secara umum melalui pasukan perlindungan maritim dan pengarahan pantai adalah untuk mengawasi persyaratan keselamatan dan keamanan semua kapal yang berlayar. Kapal, termasuk kapal berkapasitas besar yang digunakan untuk pelayaran komersial, serta kapal kecil atau kapal angkatan laut, ban tradisional yang menjadi perkakas, seperti tong kayu. ”Disarankan dan diingatkan agar yang beroperasi di pelabuhan Cituis melalui kegiatan sosial harus menemui kapal sebelum melakukan perjalanan. Persyaratan alat keselamatan, ”kata Kepala Bidang Pengawalan Maritim dan Cuaca Selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dewan Zulistian Pelabuhan Tangerang Cituis, Kota Banten.

Menurut Zulistian, dalam hal ini tujuan sosialisasi keselamatan laut adalah menggunakan perahu tradisional dan komunitas nelayan. Biro Perlindungan Laut dan Pesisir memberikan bantuan gratis atau gratis kepada masyarakat dan nelayan di wilayah laut dekat pelabuhan Cituis Tangerang dalam bentuk alat keselamatan kapal dan alat kesehatan dalam bentuk kepatuhan terhadap perjanjian sanitasi Covid-19.

“Allhamdullilah atas sosialisasi keselamatan laut ini, kami memberikan bantuan kepada warga pelabuhan Cituis berupa perlengkapan keselamatan kapal. Total yang kami sediakan adalah 50 jaket pelampung, 25 pelampung cincin pelampung dan 100 stiker pengaman untuk pelayaran ini. Berisi informasi tentang pengendalian dan pengoperasian posko, serta peralatan kesehatan berupa 500 masker dan 2 perangkat heat gun untuk meredam penyebaran COVID-19 di kawasan pelabuhan Cituis, ”ujar Zulistian,

Zuris Tian juga mengatakan tujuannya untuk menyelenggarakan sosialisasi era berlayar. Selain mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan navigasi diperlukan, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru dan melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan regulasi kesehatan Covid-19 yaitu selalu memakai masker dan tetap sehat. Jarak jauh atau jarak sosial, sering-seringlah mencuci. Cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air ledeng.

Zulistian berharap sosialisasi keselamatan laut secara terus menerus oleh Administrasi Umum Perkapalan dapat memberikan nilai positif dengan meningkatkan kesadaran dan menanamkan budaya yang vital untuk menjaga keselamatan kehidupan di laut. Sebuah layanan pel yang disediakan untuk pengguna jasa, operator layanan navigasi komunitas dan nelayan. Zulistian mengatakan: “Kami berharap seluruh lapisan masyarakat khususnya kawasan pelabuhan Tangerang Citus dapat senantiasa bahu membahu untuk mencapai keselamatan navigasi dengan tetap menerapkan Covid Health Agreement-19.” – Untuk informasi lebih lanjut, Silakan saksikan kegiatan sosialisasi keselamatan maritim 2020 yang diselenggarakan oleh General Administration of Maritime Transport, yang meliputi unit level C Tangierang Maritime and Coast Guard, termasuk level V Port Authority Director Kantor Otoritas Pelabuhan Kepulauan Serib, Pelabuhan Kalangantu Direktur Kantor Klas III Kantor Pengelolaan Pelabuhan (UPP), perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, perwakilan dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta, dan Kepala Wilayah Kerja TNI AL di Pelabuhan Citus serta para kontraktor lepas pantai dan nelayan Pelabuhan Citus. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *