Guna meningkatkan SDM untuk keselamatan kapal dan fasilitas pelabuhan, Kementerian Perhubungan telah memperkuat 24 validator kode ISPS

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-Keamanan merupakan isu sensitif yang akan mempengaruhi kelangsungan perdagangan.

Untuk perdagangan internasional maritim, kapal akan memilih untuk berhenti di pelabuhan dengan risiko keselamatan yang lebih rendah untuk menghindari potensi kerugian finansial karena gangguan keselamatan dan biaya asuransi.

Untuk menilai tingkat kepatuhan dan memastikan penerapan langkah-langkah keselamatan yang efektif di kapal dan fasilitas pelabuhan, Kementerian Perhubungan akan memberikan kewenangan kepada pejabat melalui Administrasi Umum Transportasi Laut atau yang disebut auditor kode ISPS untuk memeriksa manajemen keselamatan kapal dan fasilitas pelabuhan (Kode ISPS).

Demikian pidato Direktur Jenderal Kelautan. Pada acara pembukaan acara Pembukaan Auditor Kode S ISP yang digelar di Bogor, Jawa Barat pada Selasa (15/9/2020), Sekretaris Komite Manajemen Umum Andi Hartono mengumumkan pengangkutan tersebut. Menurut Andy, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dan memiliki posisi dan peran strategis yang sangat penting dalam perdagangan dunia, dimana 40% perdagangan internasional maritim dilakukan oleh Indonesia.

Hal ini telah membawa keuntungan bagi Indonesia, dan juga membawa konsekuensi logis bagi Indonesia, yaitu adanya peraturan pemerintah yang mengatur keselamatan kapal bagi pengguna jasa.

Untuk kapal yang mengibarkan bendera Indonesia dalam pelayaran internasional, jika sistem manajemen keselamatan menurut Amandemen Internasional tidak berlaku, maka berlaku sama. Menurut “Peraturan Keamanan Fasilitas Kapal dan Pelabuhan Internasional” (ISPS) yang ditetapkan dalam Konvensi Keselamatan Kehidupan di Laut 1974, konsekuensinya mungkin penolakan untuk memasuki pelabuhan negara lain. Tentu hal ini akan merugikan kita dari segi hubungan internasional dan perekonomian nasional. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan dan memastikan penerapan manajemen keselamatan kapal dan fasilitas pelabuhan Indonesia yang efektif dan konsisten kepada pengguna jasa, ”kata Andy. – Selain itu, Andy mengenang perannya sebagai ISPS Peran seorang rule auditor sangat penting di Indonesia. Keberhasilan penerapan aturan ISPS sangat penting karena dia adalah yang terdepan dalam penerapan regulasi keselamatan navigasi, berkepribadian tinggi, serta senantiasa meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Semoga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kejayaan maritim Indonesia dan mendukung keinginan kita untuk menjadikan Indonesia poros samudra global. “

Dia mencontohkan dalam laporannya bahwa Ahmad dari Penjaga Pantai dan Laut mengungkapkan jumlah peserta 24, dimana 24 (dua puluh empat) di antaranya didanai oleh 15 dari Biro Pelaksana Teknis (UPT). Ini terdiri dari 15 orang. Administrasi Umum Angkutan Laut dan 9 (sembilan) personel dari Angkatan Laut dan Penjaga Pantai memenuhi syarat untuk menunjuk auditor. Keamanan internasional kapal dan fasilitas pelabuhan (kode ISPS) sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM No. 134 Tahun 2016 -Dalam kondisi yang sama, sebanyak 24 orang pegawai Tata Niaga Umum Angkutan Laut yang dikukuhkan sebagai auditor kode ISPS, Hernadi Tri Cahyanto, Kepala Dinas Kepegawaian dan Organisasi, dinilai telah menguasai keterampilan yang dibutuhkan.

“Proses ini pasti sangat lama, dimulai dari seleksi, pengalaman kerja dan pelatihan. Hernadi berharap hal ini menjadi garda terdepan Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan keselamatan transportasi khususnya di bidang pelayaran Indonesia. -Terakhir dalam semangat reformasi birokrasi di bidang peralatan, Hernadi menyampaikan bahwa tugas penataan dan tindak lanjut Presiden Republik Indonesia, dengan tujuan untuk membentuk lembaga negara sipil, kantor personalia dan organisasi yang lebih profesional, berharap dapat bekerjasama dengan transportasi laut. Sekretariat Administrasi Umum dan Administrasi Umum Kelautan bekerja sama dengan departemen pengelolaan pesisir untuk mencapai jalur pengembangan karir dan kesejahteraan yang lebih sesuai untuk rekan kerja.-ISPS code review partner. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *