Kementerian Perhubungan meninggalkan Perusahaan Kargo KM Tanto Lestari di pelabuhan Biak

BIAK TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melakukan pelayaran perdana kapal kargo KM melalui Kantor Administrasi Pelabuhan dan Administrasi Pelabuhan (KSOP) BIAK III. Tanto Lestari terletak di Pelabuhan Biak, Kabupaten Biaknumfo, Provinsi Papua.

Sebuah kargo milik PT diluncurkan. Garis Tanto yang dekat diatur oleh Herry Ario Naap (Herry Ario Naap) dari Kabupaten Reak Reak. ) Presiden DPRD Milba Rumaropeng (Padka Recky D. Ambrauw), di bawah kepemimpinan Presiden saat ini, perusahaan transportasi Biak Numfor Fransisco Olla, direktur utama PT. Peter Nanlohy, Director of Operations di Pelindo IV Biak Haryson PT. Baris Tanto (Tanto Intim), Arfan Hani (Arfan Hani) dan banyak pimpinan OPD di Biak (Biak).

Baca: Berikan kemudahan kepada asosiasi nelayan izin penyelenggaraan AIS, asosiasi nelayan ke Kementerian Perhubungan Selamat-dalam acara tersebut, Oktovianus C. Karubaba selaku pimpinan Biak KSOP III mengumumkan keberadaan kapal kargo KM. PT memiliki Tanto Lestari. Jalur Tanto Intim Pelabuhan Biak merupakan terobosan baru yang bertujuan menjadikan Pelabuhan Biak sebagai titik transit berbagai kegiatan logistik.

“Kami berencana menggunakan pelabuhan Biak sebagai pusat kegiatan logistik kemudian dipindahkan ke wilayah lain di Papua,” jelas Karubaba dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Selasa (8 November 2020).

Menurut Karubaba, keberadaan PT. Tanto Intim Lin harus dapat mendukung pemerintah daerah Biak Numfor pada khususnya dan wilayah Papua pada umumnya, khususnya dalam percepatan distribusi barang dan logistik serta pembangunan ekonomi di daerah tersebut.

Baca: Manfaat Warga Masih Lambat Menggunakan Angkutan Umum. Ini Strategi Kemenhub Atasi – “KM. Tanto Lestari berencana bekerja keras beroperasi empat kali dalam sebulan agar bisa mendukung Karubaba secara layak, kata Pada kesempatan yang sama, Bupati Reak Biak Numfor Herry Ario Naap menyampaikan apresiasi dan terimakasih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas pengoperasian kapal kargo milik PT. Tanto Intim Line melayani ekspedisi Surabaya, Makassar, Biak Namfor, Manowari dan Fakfaq. Tanto Lestari diharapkan dapat mendukung kegiatan logistik dan transportasi, sehingga memudahkan pengiriman barang terutama dengan frekuensi pengiriman sebanyak empat kali per bulan. – Menurutnya, hal ini mungkin berdampak positif pada harga. Kabupaten Biak Numfor dan Sembako Daerah. Sereri, bahkan Papua.

Heri juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Noum, KSOP III Biak dan PT. Pelindo IV dan PT. Cabang Tanto Intim Line Biak berkomitmen untuk mendukung rencana kerja pemerintah daerah dalam pengembangan transportasi dan perekonomian daerah.

Baca: Pelabuhan Patimban diharapkan beroperasi pada November 2020

“Kemudian, saya minta semua pihak seperti Kepala Dinas Perhubungan KSOP III Biak dan PT. Pelindo IV untuk melanjutkan perizinan Berkolaborasi dan berkoordinasi untuk menyederhanakan proses kunjungan, tidak mempersulit, tetapi selalu mematuhi peraturan yang berlaku. -Kapal kargo KM diluncurkan. Di atas Bupati Tanto Lestari mengenakan selendang batik khas Papua kepada direktur operasional PT Tanto Intim Line, Arfan Hani dan Kapten Yohanis Gatot dari KM Tanto Lestari.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *