Raminta Boru Damanik: Banpres ini seperti keajaiban, akhirnya saya bisa terus berjualan

TRIBUNNEWS.COM, DELI SERDANG-Raminta Boru Damanik, 61 tahun, merupakan penjual pakaian anak, seragam sekolah, sandal dan sepatu di Pasar Rakyat Tanjung Anom, Kecamatan Tanjung Selamat, Kabupaten Sungai, Suriname, Sumatera Utara. Di luar dugaan, ada karyawan Koperasi Makmur Mandiri yang berdekatan. Pada September 2020, saat Raminta menjadi anggota koperasi di rumahnya di Perum Griya Permata Empat pada awal tahun 2020.

“Seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya mendapat Banpres dari presiden untuk memproduksi usaha mikro. Lalu, Jokovy dan saya disuruh pergi ke bank (BIS Tanjung Anom) untuk melakukan cek secara langsung. Kesepian saya selama pandemi ini Kalau jualannya seperti mukjizat buat saya, ”kata Raminta.

Luminta mengatakan sudah berjualan barang di Pasar Rakyat Tanjung Anmon dengan dana sendiri sejak November 2019. Omzetnya saat itu cukup bagus.

“Sehari biayanya bisa 300.000 yuan, lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan Rp 23.000 untuk biaya kebersihan dan sewa stan di pasar. Raminta berkata:” Suatu hari, omset toko Raminta terus menurun.

“Karena penjualan terus menurun, saya merasa pusing. Saya bisa mendapatkan 100.000 rupiah dan itu lumayan. Kemudian tetangga saya, seorang kolaborator menyarankan saya untuk menjadi anggota koperasi. Koperasi Mandiri yang sedang booming Dianjurkan juga agar saya punya Banpres. Alhamdulillah, saya tidak pernah menyangka bisa dapat Banpres, ”kata Raminta.

Akhirnya, Raminta menggunakan mereka untuk membayar hutang koperasi dan meningkatkan modal penjualan untuk Banpres produktif usaha mikro setelah mengeluarkan dana.

“Saya minta kepada pengusaha kecil lainnya untuk tetap menjaga semangat jualannya dan jangan menyerah. Terima kasih Pak Chokovi atas bantuannya sekalian,” ujar Ramita.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *