Menpora Indonesia berharap Unpam bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI untuk mencetak wirausaha muda

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali bekerja sama dengan Universitas Pamulang (Unpam) pada Senin (27/7) pagi untuk membuka secara virtual konferensi tahap pertama 2020 tentang kewirausahaan muda online. Menpora di Indonesia sangat menghargai Universitas Pamulang yang dipercaya dapat memajukan mahasiswa berwirausaha.

Pada acara bertema “Produk Hilir Berbasis Inovasi Teknologi Saat Pandemi”, Menpora menyampaikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyusun rencana untuk membina wirausaha muda yang dapat bekerja sama dengan Unpam. Ia mengatakan: “Apa yang kita lakukan di Jurusan Olahraga Pemuda sama dengan yang dilakukan Universitas Pamurang.”

“Kemenpora mempunyai lima rencana prioritas, dan kita sedang membuat rencana prioritas tersebut sebagai Jurusan Olahraga Pemuda hingga tahun 2024. Panduan untuk semua kegiatan di tahun ini.Rencana prioritas terkait kewirausahaan merupakan bagian dari rencana prioritas kedua, yaitu untuk kaum muda Menpora Indonesia menambahkan: “Orang harus kreatif, inovatif, mandiri dan mandiri, berdaya saing dan berpromosi Sarana kewirausahaan. “

Ia mengatakan bahwa semua kegiatan yang terkait dengan kelima rencana prioritas tersebut harus membawa luaran, hasil, dan manfaat bagi masyarakat.

Untuk mencapai kelima rencana prioritas tersebut, semua pejabat hingga ke tingkat pegawai Serius dan dedikasinya, pelan-pelan alhamdulillah, tapi yakin rencana itu sudah mulai membuahkan hasil — ia mencontohkan mendapatkan otoritas tertinggi opini Wajar Tanpa Pengecualian (BPK) dan baru-baru ini memperoleh kualifikasi WTP (WTP). Menurutnya, perwujudan CAP di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak terlepas dari lima rencana prioritas Kementerian Olahraga Pemuda. — Lanjutnya, jiwa wirausaha inilah yang menjadi tekad kita dan terus kita dorong, terutama Di sekolah dan perguruan tinggi. Sejak dikenalkan dengan kewirausahaan kampus, kita tidak perlu khawatir setelah lulus kuliah. Karena mereka sudah memiliki jiwa kewirausahaan.

“Saya senang Universitas Pamulang yang merintis memikirkan masalah ini. Oleh karena itu, setelah mahasiswa mendapat ijazah, saya berharap bisa mengaturnya saat masih mahasiswa, dan mereka bisa menjadi pemberi kerja, ”ujarnya.

Di saat yang sama, Kepala Sekolah Unpam Dayat Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Unpam. Selenggarakan bersama webinar ini. “Terima kasih, Kementerian Pemuda dan Olahraga turut menyelenggarakan acara ini. Saya pikir ini adalah keputusan dan kebijakan yang sangat adil. Karena kami berusaha mengintegrasikan rantai kemiskinan secara terintegrasi. Mengurai kemiskinan ini adalah salah satu caranya. Dia menjelaskan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *