Selama pandemi Covid-19, jalur laut menjadi pilar di tengah sungai bagi komunitas Saumlaki

Negeri Samraki TRIBUNNEWS.COM-Guna memenuhi kebutuhan pokok Kabupaten Kepulauan Tanibba, jalur laut menjadi salah satu penopang warga Kabupaten Kepulauan Taniba dalam memenuhi kebutuhan pokoknya pada saat pandemi Covid -19. -“Hari ini, oleh PT. Kapal tol laut T 17 yang dioperasikan oleh Temas Shipping Company membawa 100 kontainer, termasuk 48 kontainer jalan laut dan 52 kontainer konvensional yang tiba di Pelabuhan Somraki, dan tol laut ke Somraki telah Menjadi Kepala Kantor UPP Samraki Level II pilar utama kawasan, Kapten Hassan Sadili dari Pelabuhan Saumlaki Pelabuhan Samraki di Maluku, Sabtu (10/10/2020) .

Hasan (Hasan) mengungkapkan, kapal tol lepas pantai ini akan digandeng operator PT pada 2020. Temas Shippin g beroperasi bersama, dan sangat baik dalam menyediakan layanan ke Kabupaten Kepulauan Tanibba, dan secara teratur menelepon di pelabuhan Saumlaki setiap 20 hari. -Aluminium Oleh karena itu, Hassan mengatakan bahwa di Kabupaten Kepulauan Taniba rata-rata banyak dihasilkan produk daerah yang berkualitas tinggi seperti kopra, rumput laut dan kayu. Keuntungannya mencapai 20-30 peti kemas per bulan, semuanya dikapalkan ke Surabaya dengan kapal tol laut Sayangnya kuota kepulangan Pelabuhan Somraki hanya 13 peti kemas, sehingga sisa peti kemas harus menggunakan tarif angkutan reguler. Kirim.

Presiden UPP Somraki berharap kuota pengembalian barang Pelabuhan Somraki bertambah, dan kargo kembali yang dikirim kapal darat saat ini sebanyak 24 kontainer, 13 di antaranya merupakan kargo yang dikembalikan dengan tarif angkutan laut. Kontainer, ada 11 kontainer barang yang dikembalikan dengan tarif reguler. -Hasan mengungkapkan, dalam waktu dekat, kapal percontohan kabupaten di Kepulauan Tanimbar akan selesai dibangun sehingga kantin bisa digunakan.Pelaku publik dan komersial tidak hanya bisa menggunakan kapal tol laut, tapi juga Menggunakan perintis untuk mengirimkan kebutuhan pokok penumpang dan kapal kargo, pemerintah juga memberikan subsidi melalui Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *