Kementerian Perhubungan mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan penumpang di kapal untuk mematuhi protokol sanitasi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menghadapi masa adaptasi untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru transportasi, termasuk jasa transportasi laut, Kementerian Perhubungan mengeluarkan peraturan tentang penerapan pedoman pergerakan manusia di laut untuk beradaptasi dengan era baru dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2020. Menyoroti tentang kebiasaan masyarakat aman dan selamatnya penyakit virus Corona pada tahun 2019. Surat edaran ini dikeluarkan sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) tentang revisi Permenhub Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 Dalam konteks pemekaran, Nomor 18 Tahun 2020 dan Surat Edaran Dirjen 2020 COVID-19 Kelompok Kerja Percepatan Manajemen Nomor 7 dalam konteks pemekaran. Standar dan persyaratan bagi orang-orang yang bepergian selama masa adaptasi untuk menetapkan virus Corona 2019 yang aman produksi Masyarakat yang sakit telah memberikan kebiasaan baru (COVID-19) .

“Surat edaran ini tidak lagi membatasi siapa yang pergi atau membatasi siapa yang telanjang. Tetapi siapa pun boleh bepergian dengan perahu, tetapi tetap harus mematuhi prinsip peraturan kesehatan. Termasuk jarak fisik, “kata R. Agus H. Aman Covid-19, Direktur Angkutan Laut Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta. — Menurutnya, dalam transportasi laut selama masa adaptasi kebiasaan baru ini, setiap penumpang, operator kapal penumpang, operator terminal jumlah penumpang dan pelabuhan harus memenuhi standar. -Untuk penumpang misalnya, bertanggung jawab atas kesehatannya dengan menerapkan prosedur kesehatan (seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan mematuhi peraturan yang berlaku).

Mewajibkan setiap penumpang untuk menunjukkan tiket, boarding pass, identifikasi, dan dokumen lain yang diperlukan.

Persyaratan khusus Untuk penumpang dari luar negeri, mereka harus lulus tes PCR sebelum tiba di pelabuhan domestik.

Selain itu, setiap penumpang juga diwajibkan untuk mengaktifkan “boarding pass”. Aplikasi yang “dilindungi” di ponsel Anda yang dapat diunduh melalui Appstore atau Playstore. Mengenai kapasitas penumpang yang diizinkan di kapal, Administrasi Umum Angkutan Laut menekankan bahwa kapasitas penumpang harus disesuaikan dengan karakteristik kapal, dengan tetap menggunakan prinsip-prinsip perjanjian sanitasi. Covid-19 Free Health secara rutin menerapkan prosedur kesehatan kepada karyawan, awak kapal atau operator lain, termasuk menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *