Menaker Ida mengulas tentang pentingnya melindungi PRT

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sektor Pekerja Rumah Tangga, khususnya Pekerja Rumah Tangga (PRT), telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga dan perekonomian nasional.

Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengenang bahwa melindungi PRT khususnya PRT, Menaker Ida mengatakan: “Perlindungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita semua, termasuk tanggung jawab lingkungan kerja PRT.” Pada Senin (13/7/2020), ia menjadi keynote speaker pada webinar bertajuk “Pentingnya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Perempuan Indonesia” yang diselenggarakan oleh KOWANI. -Menaker Ida menjelaskan bahwa pembantu rumah tangga memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Oleh karena itu, perlu diberikan perlindungan yang memadai bagi pekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Tujuan dari perlindungan ini adalah untuk memastikan bahwa hak-hak dasar pekerja dan kesempatan yang sama diakui tanpa diskriminasi. Mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya berdasarkan harkat dan martabat kemanusiaan. “-Menaker Ida menambahkan bahwa ada dua hal utama dalam melindungi PRT. Pertama, mengenai kesepakatan kerja antara PRT dan majikan.

“ Dengan kesepakatan kerja yang jelas, jam kerja akan disepakati. Hak dan kewajiban, liburan dan liburan, kemungkinan resiko, jaminan sosial, dll, “kata Pak Ida ..

Kedua, hukum standar ketenagakerjaan berlaku, dimana standar ketenagakerjaan mengacu pada perjanjian kerja.

” Hal yang menguntungkan PRT adalah karena kurangnya apa yang dikatakannya. -Menaker Ida menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen kuat untuk melindungi PRT. Keluarnya Peraturan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia menunjukkan hal tersebut.

Permenaker tersebut mengatur tentang perjanjian kerja, kewajiban keluarga dan pemberi kerja, jam kerja, jaminan THR dan perlindungan kesehatan sosial, dan Membatasi. Dia menyimpulkan: “Untuk ini, saya mengajak semua orang untuk melindungi pekerja rumah tangga dan menghentikan kekerasan dalam rumah tangga. Kita harus mulai dengan diri kita sendiri dan keluarga kita.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *