Sarjana UI: Ekspor pertanian bisa meningkat tajam

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Riyanto, Peneliti Sekolah Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Sekolah Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengatakan, perdagangan ekspor pertanian kemungkinan besar akan meningkat drastis, terutama ketika pasar ekspor global mulai berkembang dari pandemi Covid. Untuk memulihkan. 19. Menurutnya, dinamika ini harus disiapkan sepenuhnya oleh Kementerian Pertanian (Kentgen).

“Nanti ketika pasar ekspor pulih, saya sangat optimistis nilai ekspor pertanian kita bisa meningkat jauh melebihi hari ini. Sektor-sektor lain melemah, bahkan sektor pertanian justru menunjukkan pertumbuhan positif,” kata Rijanto. Kamis (4 Mei 2020). — Rianto mengatakan, pertumbuhan ekspor juga harus merata dari perkebunan ke produk lain, seperti beras, kopi, dan produk olahan. Peternakan.

“Produk lain seperti kopi, teh, lada, dll, sebenarnya bisa lebih kondusif untuk meningkatkan ekspor. Khusus untuk kopi Gyo berpotensi besar,” ucapnya. -Namun, Riajanto mengatakan pandemi ini membuat ekspor kopi Indonesia tidak dapat diekspor ke beberapa kafe dan restoran di Amerika Serikat dan Eropa.

Situasi ini telah menyebabkan penurunan permintaan ekspor.

Oleh karena itu, Rialanto melanjutkan, cara paling efektif adalah dengan menggunakan kursus keluarga dan mengelola hasil pertanian yang ada. … Selain itu, Indonesia adalah negara tropis dengan banyak sinar matahari dan iklim yang menyenangkan. Ditanam.

“Oleh karena itu, meningkatkan ekspor pertanian tidak hanya sekedar promosi. Kami akan terus bekerja sama dengan industri pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan ekspor lebih dari 30%. Ia mengatakan:“ Kita harus percaya jika sektor pertanian berkembang, Indonesia akan menjadi Sebuah negara progresif.

— Berdasarkan data, nilai ekspor produk pertanian yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) meningkat 12,66% (yearly). Volume perdagangan mencapai US $ 280 juta. ——Pertumbuhan sektor pertanian membawa total volume ekspor kumulatif Indonesia menjadi 53,95 miliar USD, year-on-year meningkat 0,44%.

Dari Januari hingga April, ekspor pertanian juga meningkat sebesar 15,15%. Pencapaian ini lebih baik dari tahun sebelumnya. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *