Menteri Pertanian: Nanas Indonesia kemungkinan akan memasuki pasar Eropa secara langsung

Menteri Pertanian India Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa situasi pasar ekspor hortikultura Indonesia saat ini membaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pertanian berdasarkan situasi sektor pertanian Tiongkok, yang sejauh ini dipengaruhi oleh epidemi Covid-19 dan telah menyapu pasar Eropa.

Indonesia juga penghasil nanas dunia di negara tropis.

“Nanas adalah produk tropis, tidak ada negara subtropis. Fakta telah membuktikan bahwa nanas sangat diperlukan bagi masyarakat Eropa. Sekarang kita perlu membuka saluran ekspor untuk menggantikan China dan selalu menjadi pemasok utama.”, Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat , Sabtu (7/7/2020) .- Membaca: Petani menyambut dukungan dari Departemen Manajemen Banjir-Syahrul menambahkan bahwa selama ini, Cina telah menggunakan nanas Indonesia untuk mengekspor produk dari Tiongkok yang memenuhi permintaan pasar Eropa “Di masa depan, kesempatan ini harus digunakan secara langsung oleh diri kita sendiri.” Menteri Pertanian mengatakan: “Saya tidak berpikir penting untuk memblokir mereka, jadi kami harus melamar ke Suk, dan kami kembali memberikan informasi pasar untuk tujuan ini.” – – Menteri Pertanian juga mengapresiasi produk petani di bawah bimbingan PT Pupuk Kujang, terutama produk petani Generasi Y, dan hasilnya sangat memuaskan. Menteri Pertanian berharap agar industri pupuk lainnya akan mengikuti langkah yang diambil oleh PT Pupuk Kujang.

Baca: Sederhanakan ekspor, Kementerian Pertanian memperkuat digitalisasi karantina layanan

Baca: Kementerian Banjir memeriksa Indramayu, memantau beras yang terkena dampak- “Keduanya langsung yakin bahwa produk nanas besar dan berat, dan bubuk cabai sangat baik. Saya bertanya Berapa ton per hektar, kata petani itu, dari 22 hingga Syahrul berkata: “25 ton, jika harganya puluhan ribu, itu benar-benar menakjubkan. — Menurut Menteri Pertanian, Festival Kujang membuktikan bahwa PT Pupuk Kujang tidak hanya peduli dengan produksinya sendiri, tetapi juga mendorong pengembangan sektor pertanian. Kegiatan ini juga dapat menilai hasil penggunaan pupuk oleh petani.

“Dengan memfokuskan pada yang sudah ada Tegakan hutan, tentu saja, di bawah kepemimpinan PT Pupuk Kujang, berdasarkan pupuk yang efektif dan efisien, hasilnya juga sangat baik. Tentu saja, di masa depan, masyarakat akan menggunakan pupuk lebih cerdas untuk mendapatkan produktivitas dan kualitas yang baik, terutama di sektor tanaman pangan dan hortikultura, “kata Syahrul.” Menteri SYL juga meminta pada kesempatan ini untuk memasukkan desa, Luras, pemimpin jalan Bupati dan gubernur kepala daerah secara aktif terlibat dan berkomitmen untuk pengembangan sektor pertanian, karena sektor pertanian adalah solusi yang harus diambil untuk kesejahteraan masyarakat. – Kujang Bambang Eka Cahyana, Direktur PT Pupuk, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas kedatangannya, ia dapat langsung berinteraksi dengan petani di bawah bimbingan PT Pupuk Kujang. Dia bangga dengan jabatan Menteri Pertanian dan selalu mendukung industri pupuk di Indonesia, terutama dalam distribusi pupuk di Indonesia.

“Sekalipun pemerintah berat, kami akan mempertahankan kepercayaannya, tetapi ini memang membesarkan hati,” kata Ban Bang. — Festival Pupuk Kujang juga mempertemukan sejumlah pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup, anggota Komite Keempat DPR Bupati Karawang dan anggotanya. (BJN *)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *