Pekerja yang dipecat menyemprotkan Covid-19 desinfektan di Progadon

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Tenaga Kerja mengundang perusahaan untuk berpartisipasi aktif dalam penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja untuk memastikan ketenangan pekerja dan membuat mereka merasa nyaman.

Namun, ketika menyemprotkan disinfektan, prioritas diberikan pada kekuatan untuk memberhentikan pekerja dan terkena COVID-19. – “Agen” berkata: “Kami mendorong komunitas bisnis untuk memainkan peran dan membuat komitmen dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja, dan mendorong pekerja yang diberhentikan untuk berpartisipasi dalam kegiatan desinfeksi dan penyemprotan di lingkungan kerja.” General Manager Binwasnaker dan K3 Iswandi Hari Saat memeriksa semprotan disinfektan di PT. Martina Berto, di Jakarta pada Kamis (2/4/2020). -Kementerian Tenaga Kerja sekali lagi menyemprotkan disinfektan Nusantara (KBN) kepada pekerja / pekerja yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja di Zona Perdagangan Bebas Pulogadung. – “Kegiatan ini adalah untuk mencegah penyebaran luas COVID-19 di masyarakat, yang merupakan bentuk pemberdayaan bagi teman-teman yang dipecat sehingga mereka dapat menghasilkan lagi dan mendapatkan penghasilan tambahan,” kata Iswandi .– – Selain itu, Iswandi terkait dengan pemberdayaan pekerja di PHK. Dia mengatakan bahwa saat ini, Departemen Utama telah melakukan perubahan beberapa rencana Departemen Tenaga Kerja, salah satunya adalah rencana padat karya untuk pekerja. 19 Pekerja terkena dampak. Modifikasi ini menyesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat, atau disebut sebagai pengembangan tenaga kerja intensif berdasarkan sumber daya lokal. Pekerja yang diberhentikan akan didorong untuk menyemprot, seperti “kata Iswandi:” Sebelum bekerja, mereka akan terlebih dahulu dilatih dan dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri) dan didampingi oleh dosen profesional. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *