RDP bekerja sama dengan Komite Kesepuluh Dewan Perwakilan Rakyat, dan proposal optimis Sesmenpora untuk pagu indikatif pada tahun 2021 disetujui oleh Banggar

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sesmenpora Gatot S Dewa Broto merekomendasikan agar Kementerian Pemuda dan Olahraga meningkatkan anggaran indikatif Rs 1.778.129.600.000 pada tahun 2021, sedangkan batas atas indikatif sebelumnya adalah Rs 2.000.270.668.000. Oleh karena itu, batas proposal tambahan untuk TA 2021 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Rp 3.778.400.268.000. Pejabat Eselon I Kementerian Pemuda dan Olahraga sedang mendiskusikan proposal untuk pagu indikatif pada sidang untuk memperdalam RKA K / L dan RKP pada tahun 2021, dan menentukan target dan unit biaya. Anggota Komite X DPR RI berinteraksi dengan setiap rencana dan acara dalam RAPBN 2021 di ruang rapat Komite X Gedung Nusantara I di Jakarta. “Menurut surat bersama dari Menteri Keuangan dan Menteri PPN, jumlahnya adalah S-376 / MK.02 / 2020 dan B-310 / M.PPN / D.8 / PP.04.02 / 05/2020, tertanggal 8 Mei tentang Pada tahun 2020, batas atas indikatif pengeluaran K / L untuk tahun 2020, batas atas indikatif yang disebutkan untuk tahun fiskal 2021 tidak mencukupi atau tidak menunjukkan kebutuhan pembiayaan, “Sesmenpora, mengatakan pada hari Selasa, 30 Juni 2020. Dia berharap bahwa bersama dengan ketua Komite X DPR Hetifah Sjaifudian, ketua Komite X DPR Syaiful Huda lainnya, dan wakil ketua House XX Abdul Fikri Faqih dan anggota Komite lainnya, House X dapat memperoleh anggaran tambahan melalui Komite Anggaran RI RPD, dan Termasuk dalam batas anggaran. Pada saat bersamaan, TA2021. “Batas atas indikatif adalah Rp 2 triliun, dan kami mengusulkan untuk meningkatkannya sebesar Rp 1,7 triliun. Untuk semua ini, ada alasan yang jelas mengapa dapat dijelaskan apakah itu dapat disetujui atau tidak karena masih diteruskan ke” DPR Banggar, akan membahas apakah Menyetujui 1,7 triliun rupee. Masih sepenuhnya salah, kami tetap optimis. Dewan Perwakilan Komite Kesepuluh menyetujui rekomendasi indikator Pemuda dan Olahraga TA melebihi Rs 1,7 triliun pada tahun 2021. Ketua Komite Kesepuluh DPR RI mengatakan: “Dewan Perwakilan Komite Kesepuluh menyetujui proposal tersebut dan kemudian meminta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Bangladesh dan Komite Kesepuluh berkompetisi. ‚ÄĚKesimpulan Hetifah Sjaifudian di akhir pertemuan. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *