Golkar menyelidiki penipuan media sosial dan nama pemimpin partai diterima dengan baik

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kasus penipuan atas nama dua pejabat senior partai Golkar telah dilaporkan ke Polisi Investigasi Kriminal. Partai Progresif Demokratik dari Partai Golkar meminta masyarakat untuk memperhatikan penipuan ini.

Tidak biasanya, nama kedua pejabat partai Kolkata adalah Ketua Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus. Itu diikuti oleh ketua Partai Gorka dari Partai Golka, dan Yanti Airlangga adalah ketua IIPG.

Baca: Golkar peduli dengan nasib 19 co-produsen yang terlibat- “Ini adalah kejahatan serius,” wakil ketua DPP MKGR Achmad Taufan Soedirjo mengatakan dalam sebuah penjelasan kepada wartawan, Jumat (22/5) / 2020). Achmad Taufan Soedirjo, yang juga sekretaris pengadilan Partai Golkar dan wakil ketua PP Bakumham, memastikan bahwa polisi investigasi kriminal menangani kasus penipuan dengan serius. -Dia juga meminta semua pemimpin Partai Gorka dari pusat ke berbagai daerah untuk berhati-hati. Achmad Taufan Soedirjo mengatakan: “Tidak masalah apakah ada model seperti itu, hanya ketua Ms. Ketum dan Sekretaris Jenderal yang mewakili model ini. Ini tidak mungkin.”: Anggota Majelis Negara Gorka meminta umat Islam untuk mengikuti sholat Fatwa No Perform Eid di masjid.

Dia menunjukkan bahwa sehubungan dengan kegiatan atau kegiatan penggalangan dana warga yang terkena dampak Covid-19, Partai Golka menunjuk Waketum untuk Penanggulangan Bencana untuk memimpin gerakan kepedulian Golkar sejak awal.

Salah satu tugas utama gerakan Golkar Peduli adalah mendistribusikan bantuan makanan, alat pelindung diri dan banyak lagi lainnya. “Jadi itu sangat salah. Presiden, Ibu Ketum dan Sekretaris Jenderal tidak bisa langsung menghubungi kader untuk meminta bantuan. Semuanya sudah selesai,” Achmad Taufan Soedirjo (Achmad Taufan Soedirjo) Kata. Dia menambahkan bahwa sejauh ini, Partai Golkar yang dilakukan melalui Golkar Care terus memberikan layanan sosial di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Achmad Taufan Soedirjo menunjukkan bahwa sampai hari Jumat, Bakumham PP dari partai Golkar terus berkoordinasi dengan Markas Besar Kepolisian untuk menyelidiki kasus-kasus penipuan.

Baca: pertanyaan PSBB Jakarta. Politisi Golkar santai: tolong bersedia mengambil risiko- “Jika Anda telah mengikuti pedoman, kami akan melanjutkan dan berhenti segera,” jelasnya, menambahkan bahwa sudah ada nama seperti penyerang Dan instruksi seperti alamat. “Saya ingin mengingatkan Anda bahwa kami akan menyelidiki akar penyebab insiden ini secara mendalam. Kami juga akan memiliki efek jera sehingga jenis kejahatan ini tidak akan terjadi lagi di masa mendatang,” kata Archimad Taofan Sodirjo. Para eksekutif Gorka menjadi korban dan kehilangan nilai ratusan juta rupee. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *