Pada rapat DPR, Menteri Pertanian membenarkan bahwa data persediaan makanan sama dengan data Presiden

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa tidak ada perbedaan data pasokan makanan antara data yang dipegang oleh Kementerian Pertanian dan Presiden Joko Widodo. Ini dikomunikasikan oleh Menteri Pertahanan SYL kepada AWR Kementerian Pertanian, Senin (4/5/2020) pada rapat kerja dengan Komite Keempat Majelis Nasional Indonesia. — “Sudah pasti bahwa data SYL mengatakan bahwa data yang dipegang oleh Presiden dan Sekretaris Pertanian adalah” data dari BPS.

Pada kesempatan ini, Menteri SYL menekankan bahwa beberapa provinsi telah mengalami kekurangan pangan. Presiden selama pertemuan menteri sebenarnya dilaporkan oleh Departemen Pertanian.

“Apa yang Presiden katakan tentang kekurangan makanan di berbagai provinsi Informasi dan gairah adalah peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam ketahanan pangan. “Dia berkata.” Membaca: Profesor Cadangan Makanan Nasional IPB: Jangan terlihat sebagian – Presiden SYL Yokowi meminta semua pihak untuk membantu dalam pertemuan itu sehingga tidak ada halangan untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar pada distribusi.

Sebelumnya, Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa data tersebut adalah data BPS bulanan, Kementerian Badan Keamanan Pangan (BKP) .— “Untuk menghitung surplus dan defisit, Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama permintaan atau konsumsi. BPS sendiri hanya menghitung kelebihan defisit produksi. Katanya ini adalah total produksi dikurangi konsumsi / total permintaan.

Data inventaris dirilis oleh Biro Keamanan Pangan (BKP) Dan perkiraan komoditas menunjukkan bahwa dari April 2020 hingga Juni 2020, beberapa makanan pokok masih cukup aman -Lebih: DPR menyesalkan pemotongan anggaran Departemen Pertanian- Untuk beras, perkiraan hasil pada Juni adalah 6,4 juta ton, jagung Menjadi 1,01 juta ton, gula 1,07 juta ton, dan minyak nabati menjadi 7 juta ton. Sementara itu, Andy Akmal Pasrudin, anggota Komite Keempat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Sulawesi, Indonesia, mengatakan pada konferensi kerja bahwa Harus mendukung posisi dan fungsi Kementerian Pertanian yang bertanggung jawab atas produksi hulu.

Baca: Kementerian Pertanian percaya bahwa produksi pangan Indonesia sangat kuat dan terkendali

Menteri SYL mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian Rus sedang mencari kerja sama dengan semua pihak untuk menjaga pasokan dan distribusi pangan, khususnya pada bulan November Jenis bahan pokok.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *