Di tengah Covid-19, petani Cikarang terus menanam padi

Ancaman TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 di Jakarta tidak menghentikan petani menyediakan makanan. Seperti dalam Kp. Cilampayan di Desa Pasirtanjung, Jalan Cikarang, Pusat Kabupaten Bekasi saat ini menggunakan TR4 untuk mengolah sawah di antara 25 hektar sawah. – Menteri Pertanian (Meng Dan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengumumkan periode pandemi Covid-19. Sekarang, semua lini produksi harus mengambil tindakan untuk membantu dan memastikan kondisi yang baik. Menteri Pertahanan SYL mengatakan: “Negara ini dalam keadaan yang tidak biasa. Sebagai pejabat pemerintah pertanian, kita harus hadir untuk menyelamatkan 267 juta orang di Indonesia.” – Penambahan Menteri Pertanian telah menunjukkan bahwa beras di beberapa daerah Panen masih berlangsung, dan pengolahannya juga dilakukan secara langsung, memastikan kebutuhan pangan masyarakat.

“Dia berkata:” Dalam hal ini, dua departemen tidak boleh dihentikan, yaitu pertanian dan kesehatan. Karena itu, kita tidak boleh lalai dalam menyediakan makanan. -Selain itu, dalam persiapan untuk musim tanam, mesin pertanian seperti traktor 2 roda dan 4 roda akan digunakan secara maksimal.

“Proses pemanenan dan penanaman harus dilanjutkan. Dengan menggunakan Alcintan, ketika pengelolaan lahan Alcintan (seperti traktor roda dua dan roda empat) juga dapat dioptimalkan sebelum musim tanam, tidak perlu bagi banyak orang untuk bersama-sama ,” dia menambahkan. Salvo Eddie menambahkan bahwa petani juga dapat menyewa pinjaman Alsintan yang dikelola oleh Brigadir Jenderal Alcindan, Layanan UPJA dan KUB di daerah masing-masing.

“Dengan menggunakan Alsintan, proses penanaman petani juga akan lebih efisien dan lebih cepat. En,” kata Sarwo Edhy.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *