Kemenkop dan UKM mendukung Polri untuk menyelesaikan kasus kerjasama Indosurya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Di Indonesia, kisah peningkatan investasi dengan kedok koperasi sepertinya belum berakhir. Sekarang publik sekali lagi dihantui oleh kisah melankolis yang serupa, yang disiarkan oleh Perusahaan Simpan Pinjam Koperasi Indosurya Cipta (KSP), yang melukai pelanggannya dengan triliunan rupee.

Bahkan dana publik yang tersimpan di Indosurya Cipta KSP belum dirugikan. Jumlah permainan mencapai 10 triliun rupee. Mereka mampu menyelamatkan Indosurya karena mereka tertarik oleh keuntungan besar 9-12% setiap tahun. Suku bunga deposito jauh lebih tinggi dari tingkat yang sama dari 5% hingga 7%. hasil? Sekali lagi, komunitas itu ditipu.

Ketika file dibuka, koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah tidak tinggal diam. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Profesor Larry Indrawan (Rully Indrawan) mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memblokir perubahan badan hukum Koperasi Indosurya.

“Kami juga mendukung langkah-langkah yang diambil oleh polisi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap praktik Koperasi Indosurya dan perusahaannya. Selain itu, kami juga telah merumuskan agenda bersama untuk menghindari praktik orang lain,” kata Profesor Rully kemarin di Jakarta. Setelah rapat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kemenkumham.

Menteri Koperasi dan staf khusus UKM Santoso menambahkan bahwa asisten pengawas memeriksa Indosurya Cipta KSP pada 26-30 November 2018. -Menurut hasil pemeriksaan, pelanggaran administrasi ditemukan, sehingga Indosurya Cipta KSP menerima sanksi administratif dalam bentuk peringatan pertama pada 26 Februari 2019, dan segera mengoreksi temuan tertentu. “Menurut hasil pemantauan penerapan sanksi administratif, sejauh ini, KSP Indosurya Cipta belum menyelesaikan hasil investigasi pelanggaran yang disebutkan dalam laporan hasil pemantauan,” kata Agus. — 19 Februari 2020, Pengawasan Asisten menyatakan bahwa ia telah kembali untuk tindak lanjut dan meminta KSP Indosurya Cipt untuk menyerahkan dokumen dengan laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2019, laporan keuangan sejauh ini, dan rencana penyelesaian / jadwal pembayaran kepada anggota. Namun, sejauh ini, tidak ada dokumen yang telah diterima. Konfirmasi manajemen

– Selain itu, MP yang bertanggung jawab atas pengawasan juga menulis surat kepada koperasi Indosurya pada bulan Februari 2020, meminta pelaksanaan segera dari RAT dan melaporkan hal-hal terkait. Status koperasi saat ini .

Maret 2020 dan Pada bulan April 2020, asisten pengawas kembali menerima surat dari anggota Koperasi Dosuriya melalui PPID Kementerian tentang pengaduan tersebut. F Koperasi dan perusahaan kecil dan menengah, sehingga Kementerian dapat melacak dan menyelesaikannya dengan segera.

” Dalam keadaan demikian, Kemenkop berkoordinasi dengan OJK untuk membentuk tim inspeksi gabungan KSP Indosurya “, Argus menyimpulkan. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *