Menpora memberikan pidato publik virtual, berharap bahwa kaum muda akan secara aktif dididik pada Covid-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kemarin pagi, Menpora Zainudin Amali memberikan pidato publik virtual kepada anggota Komunitas Akademik Pengembangan Universitas Veteran Jakarta melalui konferensi video di kantor Kemenpora di Senayan, Jakarta. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga, pandemi Covid-19 adalah tanggung jawab bersama karena dalam kondisi yang sulit, masyarakat sedang diuji oleh negara dan cintanya kepada negara. Meng Pola berkata: “Tetap di rumah, jaga jarak tertentu, pakai topeng, dll. Juga merupakan bagian dari pertahanan nasional negara itu.” “Kami berharap dapat memutus rantai transmisi Covid, dan negara kami akan pulih dan kembali normal, karena Saat itu, masih ada beberapa orang yang masih menggunakan kondisi yang ada, seperti penyimpanan barang, yang bertentangan dengan prinsip. Benar-benar membela negara, “tambahnya. Kali ini, Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan beberapa hal potensial yang dapat dilakukan siswa walaupun mereka belajar dari rumah. “Bahkan di rumah, itu tidak berarti mereka tidak dapat berkontribusi.” Misalnya, kegiatan promosi membuat masyarakat sadar akan Covid-19 karena kesalahpahaman dalam komunitas epidemi, seperti “tidak bisa berkumpul, berdoa di rumah, dll untuk menghindari penyebaran,” kata. “Tugas saudara dan saudari milenium adalah memberikan informasi yang benar kepada publik, yang sangat berbahaya bagi mereka. Jika kita terus melakukan kegiatan seperti biasa, upaya kita untuk mencegah penyebaran ini tidak akan optimal. Implementasinya, “kata Menteri. Kementerian Olahraga Pemuda. Menpora berharap bahwa milenium akan menghindari penyebaran berita palsu dan semakin memperburuk kecemasan publik. Mambora mengatakan:” Karena itu, milenium juga harus berhenti dan menghindari berita bersiul. Berita siulan awalnya merupakan tren populer di masyarakat, dan itu tidak akan menimbulkan gangguan dan jelas akan membuat orang merasa tidak nyaman. “(*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *