Sarjana UI: Ekspor pertanian dapat meningkat tajam

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Universitas Indonesia (UI) Sekolah Ekonomi dan Bisnis Rijanto (LPEM) Sekolah Ekonomi dan Bisnis (UI) Peneliti Rijanto menilai potensi pertumbuhan kuat dalam arus ekspor pertanian, terutama di ekspor global Dalam keadaan tersebut, pasar mulai pulih dari pandemi Covid-19.

Menurutnya, pengembangan harus sepenuhnya dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian).

“Nanti, ketika pasar ekspor pulih, saya sangat optimis bahwa ekspor pertanian kita dapat meningkat lebih dari hari ini. Terutama ketika sektor-sektor lain lemah, sektor pertanian sebenarnya menunjukkan pertumbuhan positif.” , Riyanto, Kamis (4/4/2020).

Riyanto mengatakan bahwa pertumbuhan ekspor juga harus merata dari subsektor penanaman ke “produk lain, seperti beras, kopi dan ternak. Dia mengatakan bahwa ini sangat Potensi.

Namun, Riyanto mengatakan bahwa wabah pandemi telah mencegah sejumlah besar ekspor kopi Indonesia ke beberapa kafe dan restoran di Amerika Serikat dan Eropa. Permintaan ekspor cenderung menurun

oleh karena itu, lanjut Riyanto. Cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan halaman rumah dan mengembangkan produk pertanian yang ada.Selain itu, Indonesia adalah negara tropis dengan banyak sinar matahari dan iklim yang baik.Klimisi: Kondisi ini sangat bermanfaat bagi kesuburan semua tanaman yang ditanam.

“Jadi, meningkatkan pertumbuhan pertanian ekspor bukanlah penemuan sederhana. Kami akan terus bekerja sama dengan industri makanan untuk meningkatkan volume ekspor sebesar 30%. Dia berkata: “Anda harus percaya bahwa jika sektor pertanian berkembang dan tumbuh, Indonesia akan menjadi negara yang bergerak maju.” – Dalam hal informasi, nilai total ekspor pertanian yang dikeluarkan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) telah meningkat sebesar 12,66% (tahun). – Volume transaksi adalah US $ 280 juta. – Pertumbuhan sektor pertanian membawa total ekspor Indonesia menjadi 53,95 miliar dolar AS, meningkat 0,44% (year-on-year). ——Dari Januari hingga April, ekspor produk pertanian juga meningkat sebesar 15,15%. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pencapaian ini lebih baik. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *