Menteri Eddie, ada lima kapal pencuri asing yang dilindungi: Bahkan dengan pandemi Covid-19, kami masih waspada

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil menangkap lima kapal penangkap ikan asing milik Republik Indonesia di laut.

Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan bahwa meskipun situasi di negara ini memerangi pandemi Covid-19, timnya tetap waspada untuk melindungi perairan dan lautan di wilayah Indonesia.

– Sekalipun kita menanggung epidemi Covid-19, kita masih memikul semua tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami tidak ingin para pihak mengambil keuntungan dari situasi ini. Eddie akan 11 November) dalam pernyataannya.

Untuk alasan ini, Edhy mengingatkan karyawannya untuk tidak lalai.

Untuk alasan ini, Edhy menunjukkan bahwa ia memerintahkan karyawannya untuk waspada untuk melakukan kegiatan pengawasan dan bahwa mereka harus ditingkatkan.

“Alhamdulillah, hari ini, direktur KKP Fisheries menangkap lima kapal nelayan asing.”

Direktur Kapa l KKP Orca (KP) melakukannya sepanjang hari (Sabtu, 11/4) survei. Monitor operasi.

Dalam operasi ini, KP 01 Orca berhasil menangkap dua kapal nelayan KM. BV 93128 mengukur 65 GT dan KM BV 92474 TS alat pancing gantung dan pukat berpasangan di Laut Natuna Utara, mengibarkan bendera Vietnam. Enam anggota ABK Vietnam termasuk kapten telah diamankan.

Selanjutnya, KP 02 Orca memancing dua perahu di Laut Sulawesi Utara, termasuk perahu dan perahu pompa dengan peralatan memancing tuna (tuna reel). -Dari penangkapan dua kapal Filipina ini, 26 anggota awak termasuk kapten telah diperbaiki, semua warga asing Filipina — kemudian KP 04 Orca menangkap kapal nelayan asing, yang juga dimiliki Oleh karena itu, kapal andalan, dengan 14 anggota awak, beroperasi. Selain lima kapal nelayan asing, empat puluh awak dan kapten terdiri dari enam orang Vietnam dan 34 warga Filipina.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *