Kementerian Tenaga Kerja memberdayakan para korban PHK melalui program padat karya

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Tenaga Kerja telah membuat pekerja yang diberhentikan karena pandemi Covid-19 melalui program padat karya. Pengrajin Tempe UKM di desa Tibet Barat di Kota Yaleda, Jakarta selatan menyaksikan semprotan desinfektan pada hari Jumat setelah diberitahukan oleh Gazmahadi, Direktur Pengawasan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Sumber Daya Manusia (4 / Gazmahadi menjelaskan bahwa pekerja yang dipecat Ada dua manfaat untuk berpartisipasi dalam desinfeksi dan kegiatan penyemprotan perusahaan: Pertama, pekerja yang dipecat menerima hadiah setelah berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan. Kedua, lingkungan industri dan masyarakat sekitar dilindungi dari penyebaran Covid-19. Gazmahadi mengatakan: “Ini Ini dilakukan oleh rekan yang diberhentikan sehingga mereka juga dapat membantu mereka. UKM ini, kebersihan industri juga dapat diterapkan. “-Hari ini, ada 10 pekerja yang terlibat dalam kegiatan desinfeksi semprotan. Awalnya, ada sebanyak 70 redundan Pekerja berpartisipasi.

Mengingat pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang diterapkan oleh pemerintah provinsi DKI di Jakarta, para peserta hanya perwakilan.

Setelah berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan, setiap peserta akan menerima hadiah Rp. 300.000 -Selain menyemprotkan desinfektan, Gazmahadi mengatakan bahwa partainya juga membagikan masker dan pembersih tangan kepada masyarakat di lingkungan industri.- “Saat ini bekerja, kami mendidik masyarakat tentang cara mencegah penularan. Covid19. Salah satunya memakai Masker, kami berbagi dengan masyarakat. Kemudian, jika Anda kehabisan rumah, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air; jika Anda tidak menggunakan pembersih tangan, kami telah membagikannya kepada masyarakat. “. Untuk kepentingan banyak orang, pertahankan Bisnis dan menghindari penyebaran Covid-19. Dia berkata: “Covid-19 seharusnya tidak mengganggu seluruh industri. Kami membantu mereka mencegah penyebaran, tidak hanya mencegah pekerja menyebar, tetapi juga mencegah kami mempertahankan lingkungan yang baik dan sehat.”

Gazmahadi menasihati warga negara biasa Tetap di rumah untuk menghindari kemungkinan kontak dengan Covid-19. Jika Anda harus keluar, Anda harus selalu memperhatikan peraturan keselamatan.

“Selalu menggunakan masker, jangan lepaskan masker saat Anda pergi. Cuci tangan Anda sering di bawah air mengalir dan gunakan sabun Atau pembersih tangan lainnya. Dan tinggal di rumah untuk mencegah penyakit terkait pekerjaan, termasuk Covid-19 “, katanya. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *