Menteri Gus: BLT tersedia pada bulan April, Mei dan Juni

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, dana desa dialokasikan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin pedesaan. Dana BLT Desa tidak diberikan dalam bentuk komoditas atau kebutuhan pokok.

“Ada yang bertanya, apakah BLT Dana Desa bisa diberikan dalam bentuk sembako? Jawabannya tidak. Ia harus melakukan untuk Maluku di Jakarta dan BLT Dana Desa di Papua pada Kamis (16/4). Kalau sosialisasi online. Katanya, tapi kalau benar-benar tidak mungkin dilakukan dengan uang tunai, BLT Dana Desa juga bisa diberikan uang tunai…. “Tidak mutlak, tapi tolong diusahakan dengan uang tunai. Jika tidak bisa (non tunai) tunai ok, maka yang penting bisa memberikan uang tunai kepada penerima BLT dan bisa dihitung dengan benar. Bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako nontunai (BPNT) dan kartu pra kerja. Menurutnya, BLT Dana Desa bertujuan membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi Covid-19.

Perhatian, BLT Dana Desa memberikan penerima Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan berturut-turut. Dengan demikian total BLT dana desa yang disumbangkan selama tiga bulan adalah Rp1,8 juta.

“Keadaan COVID-19 ini bisa saja membuat orang tiba-tiba menjadi miskin. Kemarin mereka tidak miskin, tapi sekarang mereka miskin. Iya bagaimana? Saya sudah kehilangan sumber pendapatan. Dia menjelaskan:” Saya punya penghasilan, tapi Sekarang penghasilan saya hilang, tapi saya tidak punya aset. “Tujuannya agar penerima BLT dana desa dan masyarakat desa setempat dapat mencari kebutuhan pokok sehari-hari tanpa keluar dari desa. Setelah memberikan BLT kepada penerima, beri tahu penerima BLT bahwa mereka ingin membelanjakan beras dan minyak di BUMDes. Dengan begini, dana bisa ditransfer ke sekitar desa. Katanya: “Untuk mencegah uang mengalir ke luar desa, cukup transfer uang di desa agar warung-warung desa bisa terus beroperasi. Para pedagang beras menjual telur. -Dia bilang. Pejabat Haramain dan Eselon I dalam kerangka PDTT Kemenkes

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *