MPR RI: Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan dengan tepat sasaran

TRIBUNNEWS.COM-Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Indonesia, meminta pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi dengan baik agar masyarakat terdampak kebijakan penanggulangan Covid-19 bisa mengalokasikan bantuan sosial (bansos) dengan tepat. “Dalam dua minggu lagi, Le Baran. Saya berharap masyarakat yang terkena dampak kebijakan penanggulangan Covid-19 bisa dipecat. Tidak ada kemungkinan untuk kembali ke kampung halaman dan masuk ke komunitas rentan, yang bisa mendapatkan manfaat dari bantuan sebelum Lebaran,” Lestari atau biasa disapa Rerie. Demikian disampaikan dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2020). Leary juga mengimbau beberapa pemerintah daerah untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap pelaksanaan penyaluran bantuan tahap sebelumnya, agar penyaluran bantuan sosial tahap selanjutnya lebih baik dan kesalahan yang sama tidak terulang. (PSBB) tidak lagi bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama wabah Covid-19.

Diakuinya masih ada kendala di lapangan dalam proses penyaluran bansos. Salah satu kendala dalam penyaluran bantuan pada tahap sebelumnya adalah data negara penerima bantuan yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Partai NasDem .

Dalam jumpa pers yang digelar di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (1/5/2020), Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, mengaku pada tahap pertama, Rerie menjelaskan bahwa daerahnya Bantuan sosial 1,2 juta keluarga penerima bantuan, 1,6% di antaranya tidak tepat sasaran.

Situasi serupa terjadi di banyak wilayah di mana PSBB diterapkan, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Ia menambahkan, secara umum permasalahan yang dihadapi sama, bukan hanya karena data penerima bantuan tidak akurat. Upaya perbaikan data penerima bantuan merupakan langkah yang sangat penting. Dalam kesempatan ini, Rerie juga mengajak masyarakat, masyarakat dan banyak perusahaan yang mampu untuk mempromosikan bantuannya kepada kelompok yang paling rentan. “Dia sampai pada suatu kesimpulan. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *