Sejak 2015 hingga 2019, Kementerian Pertanian mencetak 224.977 hektare sawah baru

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan pencetakan beras di wilayah yang berpotensi tanam secara bertahap, dengan indeks 2 dari 2 musim tanam.

Lokasi cetak tanah yang ditetapkan sebagai potensi lahan persawahan harus memenuhi persyaratan kebersihan dan persyaratan yang jelas terkait status kepemilikan tanah dan tanah yang tidak diganggu gugat.

Adanya air yang cukup dan petani atau pembudidaya yang bergerak di sawah juga menjadi standar penentuan lokasi padi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan bahwa kegiatan pencetakan sawah adalah untuk menambah ragam sawah yang belum pernah diusahakan. Luas total sawah pada sistem persawahan darat. -Dalam perencanaan, kegiatan pencetakan lapangan juga harus mencakup persiapan dokumen lingkungan yang relevan, termasuk Amdal (jika dicetak), yang disediakan di area seluas lebih dari 500 hektar per bagian — “Percetakan sawah masa depan ini Lokasi akan memiliki tipe vegetasi dan kondisi lapangan yang berbeda, sehingga perencanaan yang tepat harus dilakukan untuk mengoptimalkan lahan, ‚ÄĚkata SYL, Menteri Pertanian.

Kegiatan pencetakan sawah yang dilakukan oleh Departemen Pertanian pada tahun 2004 selalu diawali dengan SID (Design Investigation) dalam beberapa tahun terakhir. SID merupakan proses perencanaan yang bertujuan untuk memastikan kesesuaian lahan, ketersediaan petani dan ketersediaan potensi sumber air. Baca: Kementerian Pertanian Gelar Pelatihan Pengolahan Pangan untuk Prediksi Dampak Pandemi Corona-Sarwo Edhy, Direktur Biro Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian, mengungkapkan kegiatan pencetakan beras pada 2019 dilakukan di 27 daerah di 8 provinsi. , Termasuk satu areal di Kabupaten Poso, sebanyak 150 hektar dialokasikan di dua kecamatan (Pamona Barat dan Pamona Tenggara).

Pada April 2020, dua perkebunan dilakukan oleh Kabupaten Poso, Desa Uronasari, Pamona Barat Poktan Mekar Nadi 2, desa ini memiliki sawah seluas 30 hektar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *