Untuk beradaptasi dengan standar baru, personel pelabuhan laut harus mematuhi protokol sanitasi

Lampung TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memerangi wabah Covid-19 di masa Provinsi Lampung beradaptasi dengan kebiasaan baru tersebut, seluruh personel maritim Pelabuhan Ban Rang melakukan kegiatan penegakan peraturan kesehatan di kawasan Ban Rang, Lampung, Selasa (2020) 7 Juli). — Kegiatan yang diawali dengan penerapan Apple Readiness ini dilaksanakan di galangan kapal Pangkalan TNI AL Provinsi Lampung, semua perusahaan angkutan Pelabuhan Panjang seperti KSOP Kelas I Panjang dan Pangkalan Angkatan Laut Lampung hadir. Polair Polda Lampung, Basarnas Lampung, Bea Cukai, Dinas Kesehatan Pelabuhan Lampung, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan Terminal Manfaat Sendiri (TUKS) dan Terminal Khusus (TERSUS). Komandan Kapal Penangkap Ikan Kupang, Lanaal Lampung (Maret), Kolonel Amrul Adriansyah, menjadi inspektur tata krama pada acara tersebut. Di kawasan Panjang Lampung, inilah bentuk khusus perhatian warga Pelabuhan Panjang kepada masyarakat.

Khusus bagi warga Lampung yang sedang menghadapi masa adaptasi normal baru, prediksi penyebaran virusnya.

Baca: Penerapan TSS di Selat Suntar dan Selat Lombok resmi berlaku. Di saat yang sama, Andi Hartono, Kepala Kantor KSOP Bangui (Pajang), mengatakan bahwa seluruh personel maritim di Lampung Tata cara sanitasi akan dilaksanakan di tiga tempat yaitu Ria Panjang, Pasar Panjang dan pintu masuk Changgang di Baruna Tepatnya saya berada di Panjang sebelum kelas KSOP.

Menurutnya, menghadapi masa penyesuaian, ada kebiasaan baru di Provinsi Lampung, semua perusahaan transportasi di Changgang masih bekerja sama dan peduli kepada masyarakat.

Situasi ini berlaku efektif sejak Januari 202 melalui koordinasi dan rilis berbagai SOP dan surat edaran untuk mendapatkan 0. Untuk memastikan terlaksananya “Sanitation Agreement” di Pelabuhan Panjang, khususnya kapal yang masuk dan keluar Pelabuhan Panjang, kami harus mematuhi SOP yang kami keluarkan. Andy Hartono mengatakan: “Di Pelabuhan Panjang, awak kapal domestik dan internasional masih perlu di atas kapal.” Sesuai dengan ketentuan Protokol Sanitasi, seluruh personel maritim di Pelabuhan Panjang juga berkesempatan untuk menyediakan peralatan medis berupa masker atau masker wajah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *