BPS: NTP dan NTUP akan meningkat pada Juli 2020, dan indikator kesejahteraan petani akan meningkat

TRIBUNNEWS.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) mencontohkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2020 meningkat tajam. Bahkan angka ini mencapai 100,09, meningkat 0,49% dibanding NTP sebelumnya. Alasan kenaikan ini adalah karena indeks harga yang diterima petani meningkat sebesar 0,47%. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding NTUP bulan sebelumnya, ”kata Kepala Badan Pusat Statistik (CPS) Kecuk Suhariyanto, dalam keterangan yang diterima, Senin, 3 Agustus 2020. -Menurut Suhariyanto, NTP Riau cukup mendominasi. Pertumbuhan yang besar, terutama 3,57%. Dengan terus berkembangnya sektor pertanian, pencapaian ini merupakan hasil yang baik.

“Kenaikan NTP membuktikan bahwa pemerintah sedang bekerja keras setelah mengalami penurunan di bulan sebelumnya.” -Di sisi lain, Suhariyanto mengatakan, harga beras giling dan beras pabrik juga menunjukkan momentum perkembangan yang baik, hal ini bisa dilihat dari 1.629 transaksi penjualan gabah di 28 provinsi per Juli 2020. Hal ini dapat dilihat dari catatan yang telah mencapai 60,28%, Gabah Gabah Kering Tanpa Sekam (GKG) 20,81%, Gabah Gabah 18%, 91%. – Dengan demikian, pada Juli 2020 harga rata-rata GKP usahatani mencapai 4.788 perkilogram. Rupiah naik 1,44 bagian per juta l 4.883 rupiah per kilogram atau naik 1,32% perkilogram. Dari segi harga, kualitas gabahnya sama dengan bulan lalu.

“Jadi, harga rata-rata GKG di tingkat petani adalah Rp 5.451. Per kilogram, turun 6,74%. Tingkat penggilingan padi adalah 5601 rupee per kilogram, turun 5,99%. “Harga beras merah kualitas jelek di tingkat petani adalah 4.387 rupee per kilo, naik 0,29%, sedangkan di tingkat penggilingan 4487 rupee per kilo, naik 0,39. Dijelaskannya. -Sebagai informasi, Nilai Tukar Petani (NTP) adalah petani Indikator kesejahteraan. Penghitungannya menggunakan rasio indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayarkan petani. Selain NTP juga terdapat NTUP yang merupakan indikator yang menentukan tingkat kesejahteraan petani pada seluruh usaha pertanian. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *