Kementerian Perhubungan meluncurkan aplikasi online untuk memantau aktivitas pelabuhan “SIG”

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK-Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Administrasi Umum Angkutan Laut melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Sekunder dan Harbormaster Gresik meluncurkan program pemantauan aktivitas pelabuhan secara online di Pelabuhan Gresik. R Agus H Purnomo, General Manager Maritim Transport, meluncurkan aplikasi bernama “Giri Indera Samudera (GIS)) melalui aplikasi online meeting yang sebenarnya dilakukan melalui aplikasi online meeting perwakilan dari Kabupaten Gresik, Angkutan Laut Administrasi Umum, Kepala UPT di wilayah Jawa Timur, instansi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Di wilayah Gresik, Pimpinan TUKS dan Asosiasi wilayah Gresik.

Menurut R Agus H Purnomo, Dirjen Perhubungan Laut, kawasan pelabuhan di luncurkan Ini merupakan pertama kalinya rencana pemantauan kegiatan pelabuhan di Yunani, dan telah menjadi pilot project pemantauan kegiatan pelabuhan Online di Indonesia. -Dalam tahap awal difokuskan pada pemantauan kegiatan pelabuhan berdasarkan sistem informasi geografis Pelabuhan Gresik, dan Kedepannya akan diimplementasikan di tingkat nasional dan terintegrasi dengan sistem pelayanan yang sudah ada seperti Inaportnet. — Di Era Industri 4.0 terobosan ini dirasa sangat cocok karena kantor KSOP Gresik Kelas II selaku pengawas pelabuhan Gresik menggunakan teknologi informasi untuk lulus. CCTV yang terintegrasi pada ruang kendali menyediakan layanan dan pemantauan aktivitas pelabuhan. KSOP Level II Kantor Gresik.

“Mengingat keterbatasan SDM dan cakupan area pemantauan yang luas di kawasan pelabuhan Gresik, maka sangat tepat untuk meluncurkan aplikasi GIS ini. Argus mengatakan: “Jadikan pelayanan masyarakat lebih mudah, efektif dan efisien.” Pada saat yang sama, II Gresik R Totok Mukarto, Kepala Otoritas Pelabuhan dan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan, dalam laporannya menyatakan bahwa GIS miliknya Aplikasi tersebut merupakan program aksi perubahan Kepala KSOP Gresik tipe II yang bertema sistem informasi geografis Pelabuhan Gresik, peningkatan pelayanan dan pemantauan kegiatan pelabuhan. Terdapat 12 terminal kepentingan pribadi (TUKS) dan 4 badan usaha pelabuhan (BUP) di kawasan pelabuhan Yunani

Untuk TUKS khususnya PT. Jasa Mulia Abadi raya, PT. Triplek Sumber Mas Indah, PT. Galangan Kapal Marina Marina, Indonesia. Indonesia William Nabati (Wilmar Nabati), PT. Indonesia, Semen Delta Artha Bahari Nusanatara, PT. Jawa Bali, Pengbang Pantai Utara, PT. Pertamina Bintumen Gresik, PT. Petrokimia Gresik, PT. Foundry, PT. Karya Indah Alam Sejahtera, PT. Galangan Kapal Orela.

Entitas pelabuhan komersial adalah PT. Perusahaan cabang Pelindo III Gresik, PT. Gresik Jasa Tama, PT. Siam Maspion Pier dan PT. Berlian Manyar berkembang pesat. “Dengan memperhatikan jumlah terminal dan badan usaha pelabuhan yang mementingkan diri sendiri di wilayah kerja kantor KSOP Gresik II dan minimnya sumber daya manusia, KSOP Gresik II telah mencapai terobosan dalam hal pengawasan sebesar-besarnya. Kegiatan kepelabuhanan mengupayakan perbaikan pada TUKS dan BUP Pelayanan bagus, “Tutup Totok. (*)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *