Emilia Nova belajar dari keluarnya PON 2020

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Seiring dengan masih meluasnya pandemi Covid-19, Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang semula digelar tahun ini resmi ditunda hingga Oktober 2021. Di Indonesia pada tanggal 20.

Pelari gawang asal Indonesia Emilia Nova merasa sedih dengan perubahan jadwal PON.

Namun, karena waktu persiapan yang lama, terutama karena Emilia masih dalam masa pemulihan dari cedera tumit, kabar tersebut terkonfirmasi positif.

“PON sebenarnya telah ditunda. Sangat menyedihkan, tapi ada secercah harapan. Mungkin tahun ini saya akan disuruh bersiap lagi untuk menyembuhkan cederaku,” Tribunnews dan Emilia Nova (Emilia Nova) Nova) kata (18 Juli/2020).

“Selain PON, tahun depan juga akan saya lakukan. Saya bisa menjuarai Asian Games Tenggara lagi, dan ada juga olimpiade. Saya harap saya bisa ikut olimpiade”, a-he Terus katakan.

Emilia, yang mengikuti PON atas nama Jakarta, memposisikan dirinya sebagai nomor andalannya-Hurdles.

Pada Konferensi PON Jabar 2016, Emilia Nova Sussés (Emilia Nova Sukses) berhasil meraih tiga medali emas pada lomba lari gawang, lari estafet, dan gulat kaki pendek .

“Untuk PON, cita-cita saya adalah mendapatkan medali emas di gawang dan dapat mempertahankan medali emas di lari estafet.”

“PON sebenarnya mengikuti tiga nomor kemarin (2016) dan menang Tiga medali emas. Lagi-lagi kemarin saya cedera di babak kualifikasi PON 2020, jadi saya tidak ikut lomba, kemungkinan akan terjatuh di obstacle course dan estafet 4x100m, ”terangnya. . Untuk pertama kalinya pada kompetisi PON Riau 2012, Emilia Nova (Emilia Nova) finis keempat di lomba obstacle.

Kemudian, PON Jabar 2016 berhasil meraih tiga medali emas, dan PON Papua 2021 menjadi PON ketiga putri daerah Jakarta.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *