Setelah menonton TV latihan dan memasuki ruangan, di Gregoria Mariska Tunjung di Thailand

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemain tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengatakan tidak ada perbedaan antara saat berusia 40 di Thailand dan saat di Pelatnas Cipayung. Pertandingan Selasa depan akan tiba di Thailand pada 4 Januari 2021.

Setelah tiba di Thailand, mereka langsung dikarantina, satu-satunya aktivitas yang mereka lakukan adalah pelatihan, lalu mereka kembali ke hotel.

Gregoria mengatakan bahwa setelah pelatihan, dia menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton TV di dalam ruangan. Selain itu, ada banyak film bagus di saluran TV kamar tidurnya.

“Karena kita melakukan dua latihan pada pagi dan sore hari, dan kemudian benar-benar bebas hingga malam hari. Oleh karena itu, tidak banyak waktu untuk melakukan aktivitas karena harus istirahat. Yang saya lakukan sebenarnya sama dengan melakukannya di asrama. Hampir sama, ‚ÄĚkata Gregoria dalam keterangan resmi PBSI, Sabtu (9/1/2021). Mirip mengejar kebosanan di area karantina.

Selain itu, panitia dengan tegas melarang pemain untuk mengobrol atau nongkrong berkelompok, bahkan di koridor hotel. Taruh di aula. Film yang paling banyak ditonton di TV. Cukup menghilangkan kebosanan, “kata Melati. Di saat yang sama, Bambang Roedyanto, Kepala Bidang Luar Negeri PBSI, mengatakan selama di Thailand ia juga memperhatikan para pemainnya dengan bekerja sebagai chef. -Menu bakso, ya hidangan yang paling banyak dipesan oleh pemain. Dia juga memasak sesuai dengan kebutuhan pemain. Praveen Jordan, Greysia Polii, Gregoria dan pemain lain menyukai menu bakso yang disiapkan oleh koki improvisasi ini .- “Saya telah menjadi koki dadakan. Ia menyimpulkan, inilah menu pangsit terlaris yang dipesan pemain.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *