Biarkan warga pergi ke mana saja, Apriyani Rahayu: Saya terjebak di Chipayong

Reporter Tribunnews.com, laporan Abdul Majid-TRIBUNNEWS, COM, pemain bulu tangkis ganda Jakarta-Indonesia Apriyani Rahayu juga prihatin dengan Indonesia, yang saat ini menghadapi pandemi Covid-19.

Alasannya adalah bahwa Covid-19 berdampak pada semua departemen dan olahraga.

Apriyani, saat ini sedang dikarantina di Pelasas PBSI, Cipayung juga mengundang penduduk, terutama anak muda Indonesia, untuk berpartisipasi dalam pertempuran Covid-19 di rumah. Pada hari Selasa (21/4/2020) dalam acara obrolan online yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Kementerian Olahraga untuk membantu memerangi Covid-19.

“Untuk semua teman yang menonton pertunjukan ini dan mereka yang masih muda, kami juga akan bekerja sama satu sama lain. Kami peduli satu sama lain di Indonesia dan peduli pada kami karena kami memperlakukan orang lain seperti kami memperlakukan kami,” Apriani Mengatakan.

“Saya di sini (Pelatnas PBSI) saya mencoba untuk tetap nyaman, saya tahu apa yang akan terjadi jika saya lakukan, jadi kita tidak akan pergi ke Indonesia dulu, sehingga virus akan menyebar dengan cepat.” — -Seperti yang kita ketahui, hingga Selasa (21 April 2020), Covid-19 kasus di Indonesia menginfeksi 7.135 orang, merawat 5.677 orang secara rinci, 616 meninggal, dan 842 pulih.

Jakarta DKI telah menjadi kota terbesar yang terkena dampak Covid-19, dengan total 3260 orang, diikuti oleh Jawa Barat 747, Jawa Timur 603, Jawa Tengah 449 dan beberapa kota lainnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *