Tidak hanya menghentikan bulutangkis, Jonatan Christie mengakui hal ini wajar

Abdul Majid, seorang reporter dari Tribunnews.com di Jakarta -Pemain bulutangkis terkenal di Jakarta tidak semudah membalikkan telapak tangan, dalam prosesnya, kesulitan dan ketangguhan mental diperlukan. Christie.

Bahkan jika masalah datang, Jonatan mengakui bahwa dia sering menyeberang untuk menyerah dan meninggalkan dunia bulutangkis.

“Ya, perasaan ingin berhenti tidak pernah berhenti, tidak sekali pun. Itu adalah pertempuran spiritual. Jika saya benar-benar menyerah pada saat itu, saya akan memberi tahu pelatih. Pelatih, saya ingin menghentikannya. Tetapi untuk saya Katakanlah, saya memiliki pelatih dan keluarga yang akan selalu mendukung saya ketika saya mau, “Jonatan hidup di Instagram dan Menpora Zainudin Amali, mengatakan, Sabtu (13/6/2020).

Baca: Cristiano Ronaldo (Cristiano Ronaldo) mengakui bahwa pemain memiliki kinerja tendangan bebas yang lebih baik di Manchester United-Peraih medali emas Asian Games 2018 juga mengatakan bahwa ia baru saja menderita penyakit mental.

Ini karena meskipun persiapannya sangat bagus, dia masih gagal di kejuaraan.

Untungnya, dia memiliki pelatih yang akan terus memberikan umpan balik dan antusiasme. Qiao Qiao berkata: “Saya masih sangat tertekan secara mental baru-baru ini. Kadang-kadang, bahkan jika persiapannya sudah baik, saya masih tidak bisa melepaskan kemampuan saya, dan saya sudah depresi sejak itu.” “Tapi sekarang saya sudah pulih. Saya telah banyak berdiskusi dengan pelatih, saya belajar dari kesalahan saya, dan tentu saja saya juga berdoa. “

Seperti yang kita semua tahu, Jonatan Christie dan pemain lain selalu menerima pelatihan tertutup di PBSI di cipayung- — Jojo, yang memenuhi syarat, siap sebelum berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo 2021.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *