Legenda tinju nasional Chris John: Beralih dari seni bela diri menjadi juara kelas ringan WBA

Diberitakan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Legenda tinju nasional Chris John membagikan kisah karier tinju profesionalnya. .

Kemudian setelah tahun 1996, Chris beralih dari tim bela diri untuk fokus menjadi petinju profesional.

Bacaan: Bukan Pogba-Bruno Fernandes, Ini Duet Impian Solskjaer Manchester United

Bacaan: Jika Cobra Kembali ke Timnas Indonesia: Mengatasi Cedera Serius dan Dikelola dengan Antusias oleh Shin Taiyong

Bacaan: Ketika dianggap sebagai juara karena faktor pendorong, Rossi dan Max bertindak sangat berbeda- “Pada tahun 1996, saya menjadi pemain profesional. Para profesional di gimnasium saya Semarang juga memiliki seni bela diri. Tampaknya tinju dan bela diri sangat berbeda. Bagus. Di pameran Jakarta, saya menang. Pada awal hari itu, ini adalah pilihan saya untuk mengikuti olah raga laut 2007. / 2020). – Chris John membeberkan kegunaan silat untuk bertarung. – “Jadi, untuk seni bela diri, Anda tidak harus bermain terus menerus. Dia menjelaskan: “Anda harus mengubah jumlah perut Anda, jumlah wajah Anda.” Tidak hanya itu, ketika Chris menjadi juara dunia kelas ringan pada tahun 2003, dia sudah mulai berhenti dari seni bela diri. “Pada tahun 2003, saya menjadi juara dunia dan fokus pada tinju. Jadi saya tidak bisa ke cabang lain. Intinya konsentrasi,” jelasnya.

Mengenai masa kejayaan tinju di awal tahun 2000-an, Chris tidak memungkiri popularitas olahraga tersebut mampu membuat namanya bersinar. Saat itu, tinju sedang booming, eh. Kali ini saya benar-benar memperkuat nama saya. Saya sangat berterima kasih padanya, ”ujarnya. Chris yakin saat ini peminat tinju di dalam negeri masih tinggi, sehingga kurang mendapat perhatian, sehingga olahraganya tidak tampil. Itu menjadi daya tarik.

“ Jadi sekarang Minat publik masih besar, bukan? Bakat tinju dan tinju negara memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan global. Sayangnya, pertandingan tinju seperti animasi yang dijeda, “katanya. Inilah mengapa saya tertarik pada promotor. Jika Anda tidak berpikir tentang tinju, Anda tidak mengharapkan tinju kami bekerja dengan baik,” katanya .

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *