Tetapkan anggaran untuk tes Covid-19 pada penyelenggara: Jika Anda tidak mampu, Anda tidak dapat memainkan kompetisi IBL

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pertandingan basket profesional Indonesia IBL akan kembali digelar mulai 4 September hingga 5 Oktober mendatang. Hubungan antara Jakarta dan Yogyakarta masih belum pasti. PP Perbasi juga berharap dapat menggunakan aturan kesehatan yang sebelumnya diberikan kepada klub IBL untuk kompetisi. Jenderal Nirmala Dewi dari PP Perbasi saat jumpa pers dengan wartawan melalui virtual zoom meeting, Rabu (17/6/2020).

Bacaan: Komentar dan Prediksi Live TVRI Napoli vs Juventus Kamis (18/6) pukul: 02:00 WIB: Pembalasan Penalti Gagal

Baca: Kunjungi Mora TV Manchester City via HP Live Streaming Link vs Arsenal – “Saat ini, surat kami telah diterima oleh klub dan klub di daerah masing-masing. Nibela mengatakan:” Perbasi tidak bertanggung jawab atas kompetisi dan praktisi yang tidak mematuhi perjanjian kesehatan. “

” Untuk ini, setiap klub harus menunjuk PIC untuk mengawasi dan memastikan bahwa semua anggota tim mengadopsi kesepakatan reguler baru, tetapi juga memulai dengan latihan dan kembali kepada saya. Ada juga quick test, ”terangnya.

Nirmala mengatakan untuk tes covid-19 seperti quick test atau swab test akan dilakukan oleh pihak penyelenggara.

“ rapid test wajib tidak Murah, dan harganya Rp sekitar 3 hari. 600.000. Sedangkan tes usap satu minggu, dan harga maksimal Rp 2 juta. Semua akan ditanggung oleh penyelenggara. Ia mengatakan: “Kalau tidak bisa dilakukan maka kegiatan itu tidak bisa dilakukan.”

Ia mengingat PP Perbasi tidak berhak mendanai uji Covid-1.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *