Karantina tertutup di Pelatnas Cipayung di Shesar: Saya merindukan menu buka puasa ibu saya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito kini harus berpuasa selama masa karantina Pelantas PBSI di Cipayung.

Selama pandemi Covid-19, semua pertandingan bulu tangkis dibatalkan hingga waktu yang tidak ditentukan. – Intensitas kegiatan pelatihan di bidang pelatihan nasional menurun drastis. Shesar berniat untuk berpuasa sepenuhnya untuk situasi ini selama Ramadhan.

“Tujuannya berpuasa sebulan penuh, biasanya puasa selalu terputus, karena ada program latihan untuk mempersiapkan pertandingan.” Bulan itu, dia hanya bisa berpuasa selama 12 sampai 15 hari, ”Chesar Dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Jumat (4/4/2020), disebutkan.

Dalam beberapa tahun pertama Ramadhan, biasanya Chesar hanya ada pada Sabtu dan Minggu atau Rabu, dan Rabu di National Training Center. Waktu latihannya biasanya hanya setengah hari.

“Padahal, berbuka puasa bukan karena saya khawatir tidak kuat, karena saya tahu kondisi fisik saya. Tapi tahun lalu, misalnya, latihannya terlalu berat: “Tolong perhatikan kemampuan Anda, jadi jangan memaksakan diri untuk tetap bugar,” jelas Shesar. Selain itu, Shesar Ramadhan ini juga mulai merindukan keluarganya, apalagi ibunya masih menyajikan menu buka puasa yang dia lupakan.

“Aku sangat merindukan puasa. Aku tidak tahu apa yang kulakukan. Aku merindukan karena aku tidak merasa perut kosong tahun lalu. Tentu saja tidak tahun ini. Yang aku rindukan adalah ibuku segera istirahat di rumah Ayam Opal itu kayak Idul Fitri, ”cerita pemain kelahiran Sukoharjo ini. … Shesar berharap tahun ini dia bisa menunjukkan kecepatannya dengan lebih serius.

Dia menghabiskan saat-saat pertama Sahu bersama teman-teman Pelatnas, Hotel Cipayung, dan mereka makan sal di kafetaria hotel.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *